Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
DPP FPI Yang Berubah Menjadi Fitsa Hats Pusat Di Google Maps. (Foto: Google Maps)
Dream – Ada keanehan yang terjadi di Google Maps. Ketika mencari alamat “ DPP Front Pembela Islam (DPP FPI)”, di fasilitas Google Maps, netizen justru menemukan nama “ Fitsa Hats Pusat”--awalnya " Mabes Fitsa Hats" .
Meskipun nama pencarian berubah, alamat rumah dan alamat situs DPP FPI tidak berubah. Dalam pencarian tersebut, alamat DPP FPI tetap berada di Jalan Petamburan III No.17 RT 2/RW 3, Petamburan, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Alamat situsnya pun tetap fpi.or.id.
Melihat adanya kesalahan tersebut, Google Indonesia langsung angkat bicara. Perwakilan dari Google Indonesia mengakui sekaligus meminta maaf dengan munculnya kesalahan tersebut.
“ Ada kesalahan nama tempat yang muncul di Google Maps yang tidak seharusnya terjadi, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata perwakilan Google dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, ditulis Rabu 11 Januari 2017.
Google mengatakan data-data yang berada di Google Maps ini berasal dari berbagai sumber. Data basemap seperti nama tempat dan nama jalan ini merupakan kontribusi dari pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi pengguna. Raksasa teknologi ini pun berusaha untuk memberikan data yang komprehensif dan terbarukan (up to date). Meskipun demikian, mereka sadar ada yang ketidaktepatan data soal pencarian “ DPP FPI” di Google Maps hari ini.
“ Namun, kami menyadari adanya inakurasi dari sumber-sumber ini,” kata mereka.
Google pun berjanji akan segera memperbaiki kesalahan ini. “ Kami memperbarui data ini secara regular, namun waktu yang dibutuhkan bervariasi,” kata mereka.
Selain itu, Google pun mendorong pengguna untuk melaporkan ketidaktepatan pencarian, jika ditemukan, kepada mereka dengan alat send feedback. Tool ini hanya tersedia jika Google Maps diakses dengan desktop. Alat ini berada di pojok kiri bawah Google Maps.
“ Kemudian, klik ‘report a data problem’,” kata mereka.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya