BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Belasan Nasabah BRI Mendatangi BRI Unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, Karena Kehilangan Uang. (Foto: Liputan6)
Dream – Belum lama ini belasan nasabah bank PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) mendatangi unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur. Mereka terkejut karena uang dalam tabungan mereka mendadak lenyap.
Para nasabah mengaku tak melakukan transaksi apapun saat itu. Namun saat melihat tabungan, saldo malah berkurang.
Nasabah bernama Fendik ini mengaku kehilangan uang Rp4 juta. Dia meminta bank pelat merah ini untuk memblokir rekeningnya.
“ Kemarin pukul 15.00, saya mendapatkan pesan SMS dari BRI. Isinya melakukan transaksi tiga kali sebanyak Rp4 juta. Padahal, saya tak melakukan transaksi apa pun,” kata dia, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 13 Maret 2018.
Kapolsek Ngadiluwih, AKP Sokhib Dimyati, meminta nasabah tenang dan tidak panik karena ada niat baik dari pihak bank untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
“ Sampai detik ini belum ada yang melapor kepada kami. Kalaupun memang nantinya ada yang melapor, akan kami serahkan ke Polres,” kata Sokhib.
Menanggapi laporan nasabah itu, Sekretaris Perusahaan BRI, Bambang Tribaroto, membenarkan kasus tersebut.
© Dream
Bambang menduga lenyapnya uang nasabah disebabkan oleh aksi skimming para pembobol uang nasabah.
“ Kemungkinannya adalah skimming,” kata Bambang ketika dihubungi Dream.
Dia mengatakan kasus nasabah BRI di kantor unit Ngadiluwih itu sedang diinvestigasi. BRI juga mendata nasabah dan jumlah uang yang hilang serta memastikan nasabah-nasabah ini korban skimming atau bukan.
“ Kalau benar skimming, kemungkinan uangnya akan diganti,” kata Bambang.
Agar nasabah lain tak mengalami kasus serupa, Bambang menyarankan penggantian PIN turin dilakukan secara berkala.
“ PIN-nya harus update. Jangan yang itu-itu terus,” kata dia.
Bambang juga meminta nasabah untuk melaporkan kalau ada keganjilan di galeri ATM. Misalnya, keberadaan kamera pengintai.
“ Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
