Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Negara Asia Ini Penentu Masa Depan Bisnis Syariah

Reporter : Ramdania
Sabtu, 14 Juni 2014 09:00
Negara Asia Ini Penentu Masa Depan Bisnis Syariah
Keuangan syariah memiliki potensi besar untuk tumbuh, terutama di beberapa wilayah Asia. Apalagi di kawasan tersebut terdapat negara pemimpin keuangan syariah ini, yaitu Malaysia.

Dream - Asia memiliki potensi perkembangan yang sangat besar di bidang keuangan Islam. Bahkan, dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan perbankan syariah. Hal ini karena besarnya potensi negara-negara seperti India, Bangladesh, dan Indonesia.

Berdasarkan laporan Kuwait Finance House Group yang dikutip dari The Edge Malaysia, Sabtu, 13 Juni 2014, keuangan Islam dapat dimanfaatkan untuk mengintegrasikan pasar keuangan untuk keseimbangan ekonomi antara negara berkembang.

Awalnya, keuangan syariah memang hanya didominasi oleh produk dan jasa perbankan. Seiring waktu, perkembangan bisnis ini mulai merambah ke pasar modal dan obligasi.

Setelah berbagai perjalanan tersebut, aset keuangan Islam di Asia pada akhir 2013 telah mencapai US$ 391,2 miliar atau setara 22% dari aset keuangan syariah di dunia.

Pemimpin keuangan syariah di kawasan Asia dan dunia untuk saat ini adalah Malaysia. Sektor keuangan Islam di Malaysia tetap kuat dan terus tumbuh berkelanjutan yang didukung oleh regulasi pemerintah.

Imbasnya, Malaysia telah membuka lebih luas potensi keuangan syariah bagi berbagai negara di dunia.

Sektor perbankan syariah di Malaysia menyumbang sekitar 25,7% dari total perbankan di dalam negeri. Perbankan syariah selalu tumbuh di atas dua digit.

Pada 2013, sektor perbankan syariah tumbuh 16,5% dan kontribusinya 25,7% dari total aset dalam sistem perbankan secara keseluruhan.

Beri Komentar