Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Deretan mobil sport mewah seperti Ferrari, Lamborghini, bahkan Masserati, boleh saja mampu menyedot perhatian publik kala melintas di jalanan. Namun, tampilan mencolok kuda pacu ini masih kalah mengkilap dibandingkan Ford, Honda, bahkan perusahaan mobil dari Korea Selatan, Kia.
Mengutip laporan Interbrand's Best Global Brands, merek-merek kendaraan mewah ternyata tak masuk dalam daftar merek termahal di dunia tahun 2014. Padahal tahun ini, valuasi merek otomotif termahal ditaksir naik 14,6 persen menjadi US$ 211,9 miliar.
Interbrand melaporkan sejumlah produsen otomotif dunia terus berusaha untuk mengkaji ulang konsep mobilitas di masa depan. Kombinasi produk kendaraan yang efisien dan penggunaan teknologi terbaru terbukti mampu mengangkat status merek mobil di mata pelanggan.
Dari penelusuran Interbrands, Toyota masih menjadi merek otomotif termahal di dunia yang telah digenggamnya sejak 2004. Sejak pertama kali meluncurkan merek Prius 17 tahun yang lalu, Toyota telah menjual tak kurang 3,2 juta unit kendaraan di seluruh dunia.
Toyota juga semakin memperluas bisnis mobil hybrid menjadi 25 kendaraan termasuk Prius Plug-in Hybrid. Toyota bahkan telah menghabiskan US$ 7 miliar untuk pengembangan teknologi ramah lingkungan hingga Maret 2014.
Selain Toyota, sejumlah produsen otomotif juga mulai mengeluarkan produk kendaraan yang memberikan pengalaman baru berkendara sekaligus keterikatan emosional dengan penggunanya.
Hal inilah yang menjadikan Audi, Volkswagen, dan Nissan menjadi produsen otomotif dengan peningkatan valuasi merek termahal paling signifikan di dunia.
Berikut adalah merek-merek otomotif termahal di dunia:
1. Toyota
Peringkat: 8
Valuasi: US$ 42,39 miliar
2. Mercedes Benz
Peringkat: 10
Valuasi: US$ 34,33 miliar
3. BMW
Peringkat: 11
Valuasi: US$ 34,21 miliar
4. Honda
Peringkat: 20
Valuasi: US$ 21,67 miliarun
5. Volkswagen
peringkat: 31
Valuasi: US$ 13,71 miliar
6. Ford
Peringkat: 39
Valuasi: US$ 10,87 miliar
7. Hyundai
Peringkat: 40
Valuasi: US$ 10,4 miliar
8. Audi
Peringkat: 45
Valuasi: US$ 9,83 miliar
9. Nissan
Peringkat: 56
Valuasi: US$ 7,62 miliar
10. Porsche
Peringkat: 60
Valuasi: US$ 7,17 miliar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya