Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global membawa tekanan baru pada bursa saham global dan domestik. Aksi jual pelaku pasar mendorong sebagian besar indeks saham di zona merah.
Pada penutupan akhir pekan lalu, indeks Dow Jones Amerika Serikat yang terpangkas 115,15 poin (0,69%), membuat bursa saham Asia kembali rontok. Sentimen negatif ini menyeret Bursa Efek Indonesia.
Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Senin, 13 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 25,59 poin (0,52%) ke level 4.937,36.
Di sesi pembukaan, IHSG masih kurang tenaga namun dengan laju pelemahan yang mulai berkurang. IHSG terkoreksi 23,40 (0,47%) ke level 4.939,55
Tercatat hanya dua emiten yang memulai perdagangan di awal pekan dengan bergerak ke zona hijau. Sebanyak 31 emiten lainnya melemah dan 12 lainnya stagnan.
Nilai transaksi perdagangan di awal pekan ini mencapai Rp 25,76 miliar dari aksi jual beli 56.458 lembar saham. Pemodal asing kembali melakukan aksi jual saham dengan nett sell hingga Rp 14,42 miliar.
Koreksi yang melanda IHSG juga merembet sampai bursa saham syariah. Indeks Saham Syariah indonesia (ISSI) pagi ini dibuka melemah 0,75 poin (0,47%) ke level 159,12.
Tercatat hanya 1 emiten yang bergerak menguat sementara 24 lainnya melemah dan 11 stagnan.
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 14,5 miliar dari perpindahantangan 42.237 lembar saham.
Di sesi pembukaan, ISSI juga kembali melemah dengan koreksi 0,64 poin (0,4% ke level 159,23.
Hal serupa dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 4,35 poin (0,66%) ke level 541,64.
Sebanyak 38.959 lembar saham ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai Rp 14,06 miliar
seluruh indeks saham di kawasan Asia bergerak melemah dengan koreksi terdalam dialami Strait Times Singapura 1,63%. Diikuti Shanghai Composite 1,2 persen dan Hang Seng Hong Kong 0,82 persen. Bursa saham Jepang sendiri tengah libur
KUrs rupiah pagi ini masih stagnan di level 12.210 per dolar AS. Sleuruh mata uang tercatat melemah terhadap dolar AS.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan sentimen negatif dari bursa di kawasan regional Asia yang tidak terlalu besar, cenderung membuat IHSG bergerak flat pada pergerakan hari ini.
" Pelaku pasar yang melakukan positioning menjelang pelantikan Jokowi, diperkirakan bakal membuat IHSG cenderung menguat," katanya.
Namun, lanjut Satrio, masih adanya kemungkinan munculnya tekanan jual dari pemodal asing yang cukup besar, diperkirakan bakal membuat IHSG sulit untuk bergerak naik terlalu banyak.
IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran 4933-4995. Hanya penutupan diatas 4995 yang akan memberikan signal positif pada pergerakan IHSG selanjutnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya