Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Jarang, Gagasan Kita Ditolak Atasan.
Dream – Sahabat Dream, pegawai bisa menuangkan ide-ide kreatifnya di pekerjaan. Manajer pun suka dengan ide-ide kreatif. Dengan catatan, ide kamu itu masuk akal.
Tak jarang, karyawan menyampaikan gagasan-gagasan uniknya dalam pekerjaan. Tapi, sering pula manajer menolak karena menilai gagasan yang diajukan kurang oke.
Kesal sih, tapi begitulah dunia kerja. Kalau ide selalu ditolak begini, bagaimana cara menyikapinya?
Dilansir dari The Muse, Selasa 21 November 2017, gagasan ditolak atasan itu memang agak menyakitkan, ya, Sahabat Dream. Untuk menenangkan perasaan yang kesal dan dongkol, kamu bisa bertanya kepada atasan tentang alasan gagasan yang ditolak dengan tiga pertanyaan ini.
Yang pertama, Sahabat Dream bisa bertanya cara membuat atasan mengatakan “ ya” pada gagasan ini.
Jawaban dari pertanyaan ini akan membuat kamu memahami apakah gagasan yang diajukan ini bekerja atau tidak. Kemudian, gunakan umpan balik untuk menghasilkan hal lain yang lebih baik, bahkan membuat atasan sulit menolak gagasan itu.
Yang kedua, Sahabat Dream bisa bertanya seperti ini, “ Terima kasih atas umpan baliknya. Apakah ini akan berkesan jika saya mengusulkannya lain kali?”
Sahabat Dream punya segudang ide, namun belum tentu bos-bos menerimanya 100 persen. Ini bukan berarti buruk, lho. Biasanya, mereka akan menolak dan memberikan masukan yang lebih baik.
Jika kamu berterima kasih atas feedback yang diberikan dan menawarkan gagasan ini untuk lain waktu, itu berarti memberikan waktu bagi atasan untuk mempelajari gagasan ini.
Pertanyaan yang ketiga adalah “ Apa yang harus saya fokuskan?” Ketika satu gagasan ditolak, itu bukan berarti kamu tak punya apa pun untuk bekerja.
Ada banyak ide lain yang bisa disampaikan. Ingat, atasan mungkin punya prioritas lain dibandingkan gagasan yang disampaikan tadi. Bantuan kamu juga masih diperlukan olehnya. Nah, dari sinilah, kamu bisa menawarkan gagasan-gagasan yang lain yang diperlukan oleh atasan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya