Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Terlalu Nyaman Dengan Pekerjaan Bisa Berakibat Buruk Kepada Pekerjaan, Lho. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, merasa nyaman itu merupakan hal yang positif. Terutama, merasa nyaman di pekerjaan.
Ketika pertama kali bekerja, semangat juang ’45 menggebu-gebu di dada. Anda tidak sabar untuk berkenalan dengan orang-orang baru, mengerjakan tugas baru, dan menyampaikan gagasan yang kreatif.
Tapi, lama-lama semangat itu bisa memudar karena perasaan nyaman. Bahkan perasaan terlalu nyaman.
Tahukah Sahabat Dream, berada di zona nyaman ini sungguh berbahaya terhadap kesehatan karier. Anda akan enggan menerima pekerjaan dan tantangan baru. Lama-lama rekan kerja dan atasan akan menilai Anda sebagai seorang pemalas.
Tak mau dicap seorang pemalas? Oke, Sahabat Dream harus merasa sedikit tidak nyaman dengan pekerjaan Anda—ini berarti harus belajar, tumbuh, menekan diri sendiri, dan terus melangkah ke sesuatu yang lebih besar.
Ngomong-ngomong, pertanda kita terlalu nyaman dengan pekerjaan itu apa, ya?
Dilansir dari The Muse, Senin 20 November 2017, ada tiga tanda kita terlalu nyaman dengan pekerjaan. Yang pertama, kalimat “nggak mungkin” akan sering keluar dari mulut ketika atasan meminta Anda untuk mengerjakan suatu tugas, padahal yang diinginkan atasan adalah “baik, saya akan mencari jalan keluarnya.”
Jika terus-terusan memberikan respons seperti itu, Anda berarti ada di zona nyaman dan jangan heran jika rekan kerja dan atasan mengecap sebagai seorang pemalas.
Yang kedua adalah berhenti mendorong diri sendiri. Ketika haus akan kesuksesan, semangat juang akan memacu adrenalin Anda untuk terus bekerja dan bekerja demi menggapai kesuksesan. Ketika berada di puncak karier, tak jarang orang-orang merasa puas dan lupa akan semangat bekerja.
Ciri yang ketiga adalah Anda tak tertarik dengan peluang baru. Setelah merasa nyaman dengan suatu pekerjaan, Anda menutup semua jaringan serta berhenti memperbaiki profil LinkedIn dan resume. Ini berarti Sahabat Dream menutup pintu informasi tentang pekerjaan baru.
Ketahuilah, membangun jaringan dan memperbarui CV ini penting dijaga. Hitung-hitung menjadi pegangan ketika hendak pindah pekerjaan.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui
