Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Runtuhnya `Tembok Berlin` Di Jalur Gaza
Dream - Perang yang meletus antara Israel dan Palestina beberapa waktu lalu telah meruntuhkan perekonomian Gaza dan Tepi Barat. Kabar buruk ini memupuskan upaya menggeliatkan kembali ekonomi yang mulai muncul sejak 8 tahun lalu.
Laporan terbaru Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan ekonomi Gaza mengalami kemerosotan hingga 15 persen pada tahun lalu. Padahal ekspansi sudah mulai berkembang 4,5 persen.
Serangan membabi buta tentara dan senjata Israel serta lambannya proses rekonstruksi dituding sebagai pemicunya.
Secara keseluruhan, IMF melaporkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) mengalami kontraksi hingga 1 persen.
" Aktivitas ekonomi mengalami kontraksi selama 2014, akibat perang Gaza di musim panas dan meningkatnya suhu politik di Tepi Barat dan Yerusalem Timur," ujar IMF dalam laporannya seperti dkutip alarabiya.net, Jumat, 30 Januari 2015.
IMF mengaku ragu dengan upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan di kawasan ini. Pemicunya, Israel menolak menyerahkan harta milik Palestina senilai US$ 127 juta.
Uang tersbeut berasal dari penjualan barang yang diimpor dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.
" Nilai ini setara dengan dua pertiga pendapatan dan sangat dibutuhkan bagi anggaran dan ekonomi otoritas Palestina," ujar IMF.
Terkait upaya rekonstruksi Gaza, IMF menilai lambatnya aktivitas ini dipicu tak adanya rekonsiliasi diantar faksi-faksi yang bertikai. Selain itu, pendonor kesulitan untuk mendukung upaya pembangunan Gaza.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya