Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setelah tak kunjung menguat sejak empat hari terakhir, bursa saham syariah akhirnya menutup akhir pekan di zona positif. Sentimen positif dari laju bursa regional menjadi motor penggerak indeks.
Pasar modal Indonesia juga dikejutkan dengan terciptanya nett buy asing yang mencapai Rp 1,38 triliun.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 10 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,549 poin (0,35%) ke level 144,839.
ISSI harus berjuang hingga akhir pekan untuk bisa melaju ke zona hijau. Pasalnya, sejak awal pekan kemarin, ISSI sama sekali tak bisa menembus zona hijau.
Sepanjang perdagangan, ISSi melaju di zona hijau. Meski sempat tertekan jelang penutupan, ISSi sempat mencapai level tertinggi di 156,748 dan terendah di 155,396.
Aksi jual beli investor melibatkan 38,97 miliar saham syariah bernilai Rp 4,15 triliun.
Transaksi para pelaku pasar ini mendrong 115 emiten syariah melaju ke zona hijau. Sisanya, 66 emiten melaju lemah dan 49 lainnya tertekan.
Sentimen positif dari bursa China juga ikut mendorong saham-saham bluechips syariah melaju positif. Naik 3,157 poin (0,49%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) menyambut libur akhir pekan di level 648,742.
Dua pertiga penghuni JII sukses menembus zona positif. Emiten LPPF menjadi pemuncak top gainer usai menguat Rp 600. Disusul ICBP yang naik Rp 275, UNTR Rp 200, MPPA RP 190, dan WIKA Rp 110 per lembar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menutup akhir pekan di teritori positif. IHSG menguat 20,750 poin (0,43%) ke level 4.959,034.
Lantai bursa jelang libur akhir pekan ini kembali ramai usai mencetak transaksi Rp 5,73 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya