Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Dibuka Melemah Jelang Pertemuan BI

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 17 Februari 2016 09:36
Indeks Syariah Dibuka Melemah Jelang Pertemuan BI
Kurs rupiah yang bergerak menguat juga mulai dilanda tekanan.

Dream - Bursa saham syariah bergerak lambat Jelang pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Dengan aksi selektif investor, indeks acuan saham syariah dibuka melemah.

Sentimen menguatnya bursa Wall Street serta harga minyak yang cenderung turun pelan-pelan mulai membawa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ke zona hijau.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 16 Februari 2016, indeks ISSI melemah 0,147 poin ke level 149,201. Indeks saham bluechips syariah, JII, juga turun 0,711 poin ke level 634,578.

Pembukaan lemah ini berangsur pulih setelah muncul aksi beli investor. Hingga perdagangan pukul 09.28 WIB, indeks ISSI telah menanjak 0,600 poin (0,40%) ke level 149,948. Sedangkan JII naik 2,056 poin (0,32%) ke level 637,345.

Aksi beli investor telah membawa 80 emiten syariah ke zona positif. Namun 43 lainnya masih tertahan aksi jual dan 35 emiten bergerak stagnan.

Nilai transaksi perdagangan saham syariah pagi ini sudah mencapai Rp 598,43 miliar dengan 6,35 miliar saham berpindahtangan.

Emiten di sektor infrastruktur untuk sementara dihindari pelaku pasar setelah terkoreksi 0,70 persen. Sementara saham perdagangan melaju opsitid 0,72 persen dan barang konsumsi 0,56 persen.

Keputusan BI Rate yang akan disampaikan besok membuat investor asing memilih wait and see. Asing pagi ini mencetak nett sell tipis 24,36 miliar.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah yang menguat beberapa hari terakhir, mulai dilanda tekanan. Menguatnya dolar AS membuat rupiah turun 103 poin (0,77%) menjadi 13.497 per dolar AS.

Beri Komentar