Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setelah akhir pekan lalu penuh dengan tekanan, Bursa saham Indonesia kembali dibuka menguat di awal pekan ini. Aksi beli minim investor asing sedikit membantu gerak indeks bursa acuan.
Pasar modal Indonesia juga terbantu dengan laju indeks bursa utama regional yang didominasi penguatan.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 30 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bergerak naik 0,794 poin (0,47%) ke level 170,984 di sesi pra pembukaan.
Gerak pemanasan JII ini dipicu kenaikan harga saham dari 23 emiten syariah. ISSI hanya meninggalkan satu emiten syariah di zona merah.
Pelaku pasar sudah mentransaksi 80,54 juta saham syariah dengan nilai mencapai Rp 21,01 miliar.
Laju positif ISSI belum terbendung di sesi pembukaan. ISSI kembali menanjak 0,855 poin (0,50%) ke level 171,045.
Sentimen positif dari luar negeri juga berhasil mengangkat indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) melaju di zona hijau dengan kenaikan 4,525 poin (0,64%) ke level 714,508 pada sesi pra pembukaan.
JII kembali menanjak 4,712 (0,66%) ke level 714,695 di sesi pembukaan.
Secara umum, lantai bursa saham Indonesia didominasi indeks saham yang bergerak menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 18,426 poin (0,34%) ke level 5.415,280.
BEI mengawali perdagangan dengan mengangkat 28 emiten ke zona hijau. Sementara 2 emiten lainnya masih meluncur di zona merah dan 15 emiten melaju stagnan.
Lantai bursa pagi ini langsung menggelar transaksi perdagangan hingga 94,58 juta saham bernilai Rp 35,77 miliar
Pemodal asing yang sepekan kemarin melakukan aksi jual kini coba-coba kembali mengoleksi saham. Asing membukukan nett buy Rp 9,09 miliar.
IHSG kembali menanjak 22,053 poin (0,41%) ke level 5.418,907 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya