Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Pasar modal Indonesia masih terus melanjutkan tren penguatannya di tengah sentimen positif dari dalam negeri. Pemodal juga mulai selektif memilih saham-saham bluechips yang mulai menembus level resisten.
Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu, 3 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4,53 poin (0,09%) ke level 5.206,12.
Menguatnya seluruh indikator sektor saham juga membawa IHSG terus melaju positif di sesi pembukaan. Pada perdagangan sesi ini, IHSG kembali menguat 8,85 poin (0,17%) ke level 5.210,57.
Penguatan indeks ditopang kenaikan harga saham 88 emiten sementara 22 lainnya masih tertekan. Nilai transaksi di sesi awal kali ini mencapai Rp 147,02 miliar dengan posisi asing yang mencatat aksi beli bersih senilai Rp 21 miliar.
Tren pelanjutan penguatan juga dialami dua indeks saham syariah di pasar modal Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke lebel 171,11.
Hingga 45 menit perdagangan BEI, indeks ISSI masih bertahan di zona hijau dengan menguat 0,62 poin (0,36%) ke lebel 171,6.
Sebanyak 133 emiten syariah masih melaju positif sementara 32 lainnya tertinggal di zona merah. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 679,35 miliar dari perpindahan tangan 8,17 miliar saham.
Di jajaran indeks saham bluechips syariah, kenaikan harga saham dari 24 emiten membawa Jakarta Islamic Index (JII) terus melaju perkasa.
Dibuka di level 703,54, indeks JII saat ini telah menguat 2,39 poin (0,34%) ke level 705,44.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan IHSG akan mencoba melanjutkan tren penguatan di tengah kondisi regional Asia yang masih cenderung minim sentimen.
" IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat-naik pada kisaran 5.175 - 5.225. Hanya penutupan dibawah 5.175 yang akan mengakhiri trend naik jangka pendek yang tengah terjadi," katanya.
Pada perdagangan kemarin, beberapa saham penggerak IHSG seperti ASII, BBRI, INTP, dan PTBA terlihat mulai bergerak menembus resisten. Meski untuk kenaikan IHSG yang signifikan aliran dana asing terlihat masih kurang, tapi setidaknya pemodal bisa melirik pada bluechips lain, terutama pada sektor perbankan, konstruksi, batubara, dan konsumer.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis