Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham syariah memulai awal perdagangan usai libur panjang Lebaran di zona positif. Penguatan terjadi di kala bursa regional dan global justru tengah tertekan.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 22 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,356 poin ke level 157,122.
Hingga 10 menit perdagangan, laju ISSI masih terus bergerak positif meski mulai tertekan aksi jual. ISSI masih menguat 0,205 poin (0,13%) ke level 156,971.
Di awal perdagangan usai Lebaran ini pelaku pasar memborong 51 emiten syariah. Sebaliknya, 37 emiten lainnya dilepas pemodal dan 34 emiten syariah bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan pagi ini baru mencapai Rp 357,21 miliar dengan 2,77 miliar saham yang beralihtangan.
Pembukaan positif juga sempat dicetak indeks saham bluechips syariah. Namun sentimen negatif dari global memaksa Jakarta Islamic Index (JII) tergusur ke zona merah.
Indeks JII dibuka menguat 2,249 poin ke level 655.901. Penguatan ini tak berlangsung lama karena JII berbalik melemah 0,11 poin (0,01%) ke level 653,542.
Turunnya harga saham dari 15 emiten unggulan syariah membuat JII tak kuasa menahan laju pelemahan. Koreksi sedikit tertahan setelah 13 emiten JII lainnya masih diburu investor dan 2 lainnya bertahan stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengawali perdagangan usai Lebaran di zona hijau. IHSG naik 17,888 poin (0,37%) ke level 4.887,737 di sesi prapembukaan.
IHSG kembali menanjak 19,541 poin (0,40%) ke level 4.889,390 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya