Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Bursa saham syariah kembali ke jalur hijau. Meski kinerja emiten keuangan yang sudah mulai merilis kinerja kuartal I-2016, pelaku pasar masih berusaha memburu sejumlah saham.
Aksi beli investor asing juga turut menyulut aksi beli pemodal lokal. Asing yang akhir pekan lalu menggelar aksi jual, kini berbalik mencetak nett buy sekitar Rp 100 miliar.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 25 Juli 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,795 poin (1,06%) ke level 171,927.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menguat 10,420 poin (1,47%) ke level 719,858.
Kedua indeks acuan saham syariah ini bergerak nyaman di zona positif sepanjang hari. Namu ISSI baru bisa menyentuh level tertingginya jelang sesi penutupan perdagangan.
Transaksi perdagangan saham syariah memang belum terlalu naik signifikan. Dengan 26,56 miliar saham yang berpindahtangan, transaksi perdagangan kali ini mencapai Rp 2,98 triliun.
Aksi beli mendorong 101 emiten syariah menembus zona hijau. Sisanya, 83 emiten bergerak melemah dan 51 lainnya bertahan stagnan.
Dua pertiga penghuni indeks JII juga bergerak menguat.
Kecuali sektor keuangan yang turun 0,36 persen, seluruh indeks sektoral bergerak menguat. Investor memburu saham-saham yang bergerak di sektor industri aneka dengan kenaikan 1,68 persen, infrastruktur 1,12 persen, dan manufaktur 0,82 persen.
Saham UNVR dan PTBA yang jelang akhir pekan lalu bergerak lemah, kali ini kembali menunjukan tajinya. Kedua saham itu menjadi pemuncak top gainer usai menguat Rp 675 dan Rp 375 per saham.
Emiten keping biru syariah penghuni top gainer JII lainnya adalah AKRA yang naik Rp 175, ICBP Rp 175, dan ASII Rp 150 per saham.
Sementara di jajaran top losser, bertengger saham-saham seperti SILO yang turun Rp 50, INCO Rp 40, ASRI Rp 100, PTPP Rp 10, dan LSIP Rp 5 per saham.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah mengalami tekanan sepanjang hari ini. Rupiah turun 15 poin (0,11%) menjadi 13.115 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan