Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Rontok Diserang Aksi Ambil Untung

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 1 April 2015 16:23
Indeks Syariah Rontok Diserang Aksi Ambil Untung
Rontoknya bursa saham Indonesia berbanding terbalik dengan kurs rupiah yang menguat dan aksi beli pemodal asing.

Dream - Aksi para pencari untung menyeret indeks saham Indonesia yang kemarin naik signifikan. Padahal data ekonomi terbaru relatif dapat ditoleransi pelaku pasar.

Pelemahan indeks juga terjadi berlanjutnya aksi beli investor asing. Meski lebih rendah dari kemarin, asing membukukan nett buy Rp 461 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 1 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tergerus 1,846 poin (1,06%) ke level 172,252.

ISSI bahkan menghabiskan seluruh waktu perdagangan di zona negatif. Level tertinggi ISSI hanya mampu dicetak di level 174,055, lebih rendah dari posisi penutupan kemarin.

Tergerusnya poin ISSI terseret melemahnya harga saham dari 125 emiten syariah. Penguatan yang dicetak 74 emiten ISSI tak mampu mencegak indeks acuan saham syariah ini bertahan di zona hijau.

Pelaku pasar menggelontorkan dana hingga Rp 3,67 triliun untuk transaksi 32,88 miliar saham.

Koreksi lebih dalam dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) sore ini ditutup melemah 9,617 poin (1,32%) ke level 718,587.

Sama dengan ISSI, laju JII juga dihabiskan di zona merah. JII hanya mampu mencetak level tertinggi 727,806 dan terendah di 716,560.

Sebanyak 13 emiten unggulan syariah terserang aksi ambil untung pelaku pasar. Sementara 12 lainnya berhasil bertahan di zona hijau.

Saham bluechips syariah yang kemarin mencetak top gainer kini justru menjadi pemicu rontoknya JII. Top losser JII dihuni oleh UNVR yang melemah Rp 625, disusul ASII Rp 400, AALI Rp 300, ICBP Rp 275, dan ITMG Rp 150 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut tumbang dengan rontok 51,808 poin (0,94%) ke level 5.466,867. IHSG kembali longsor dari level 5.500.

Laju IHSG cukup beruntung karena sempat menyentuh zona hijau. Posisi tertinggi IHSG sempat menyentuh level 5.524,036.

Lantai bursa sepanjang hari ini mentransaksikan 61,89 miliar saham bernilai Rp 6,38 triliun.

Dari kawasan regional, laju indeks saham utama Asia relatif tak berubah. Indeks Shanghai Composite dan Hang Seng sore ini menguat 1,66 persen dan 0,73 persen. Sebaliknya Nikkei tergusur 0,90 persen.

Kurs rupiah hari ini jusru menunjukan keperkasaannya. Rupiah bertengger di level 12.975 per dolar AS atau menguat 98 poin (0,75%).

Beri Komentar