Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Belanja Online.
Dream – Dalam beberapa tahun terakhir tren belanja mulai bergeser dari window shopping di mall menjadi berselancar di dunia maya. Pasti kamu pernah, atau minimal sekali, berbelanja di situs e-Commerce.
Tren ini memang sudah terlihat dari meningkatnya persentasi penjualan online sebanyak 18,1 persen saat holiday shopping pada 2017 dibandingkan 2016.
Ketika berbelanja online, ada saja potensi risiko yang mengancam keamanan transaksi pembayaran. Supaya hal ini tidak terjadi, Mastercard punya tipsnya buat kamu.
Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Dream pada Kamis 11 Oktober 2018, ada enam hal yang harus diingat ketika sedang bertransaksi online.
Pertama, gunakan kartu kredit atau debit agar transaksi diproteksi penuh.
Kamu bisa berbelanja dengan tenang dan tak perlu bertanggung jawab atas pembelian tidak sah atau tidak disetujui. Ini berlaku untuk belanja baik secara online maupun langsung di toko.
Kedua, orang asing memiliki potensi bahaya.
Jangan berasumsi orang lain bisa dipercaya meskipun dia mengaku punya selera kesukaan yang sama. Pastikan kamu juga tetap menggunakan saluran pembayaran yang aman ketika tak mengenal penjualnya.
Ketiga, pergunakan dompet digital. Dompet
digital ini sama amannya dengan kartu pembayaran dari bank. Informasi akun pengguna tidak akan dibagikan saat melakukan pembelian. Setiap transaksi akan mendapatkan nomor atau kode unik acak sehingga data-data sensitif tetap terlindungi.
Keempat, simak baik-baik ulasan. Banyak toko online menyediakan ruang bagi pelanggan untuk mengulas pengalaman belanja. Ulasan ini bisa membantumu untuk berbelanja.
Kelima, mendaftarkan diri untuk menerima peringatan pencurian identitas. Ada beberapa bank yang menyediakan layanan kontrol dan peringatan.
Keenam, selalu periksa catatan kredit. Ini jadi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah identitasmu atau nomor jaminan sosial telah digunakan secara semena-mena.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya