Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Islamic Bank Of Britain
Dream - Mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir belum menjadi jaminan industri keuangan syariah kebal dari hantaman finansial dunia. Bisnis syariah bahkan belum terbukti lolos dari stress test terhadap potensi risiko yang ada.
Islamic Financial Service Board (IFSB) Malaysia dalam laporan terbarunya mengungkap, tekanan pada keuangan syariah baik dari segi keuntungan, arus kas, kualitas aset, dan kecukupan modal justru makin meningkat.
" Perlambatan ekonomi, tren penurunan harga komoditas, dan krisis properti yang muncul akibat krisis keuangan juga berpengaruh pada kinerja bank Islam," ujar laporan IFSB seperti dikuti laman gulfdailynews, Jumat 23 Mei 2014.
Laporan IFSB yang mengandalkan analisa data dari 52 bank syariah menemukan perusahaan-perusahaan ini sama sekali tak terisolasi dari krisis.
Pada 2012, margin laba bersih bank Islam sedikit membaik menjadi 1,06 persen. Capaian ini lebih baik dari hasil 2009 yang hanya mencapai 0,87 persen. Bahkan sebelum krisis, bank syariah dunia mampu mencetak margin untung 2,9 persen pada 2007.
Kualitas aset bank syariah juga menjadi perhatian besar publik. Posisi kredit macet pada 2010 mencapai puncaknya di level 6,03 persen. Bank-bank syariah di Uni Emirat Arab dan Kuwait mengalami kinerja terparah dibandingkan kawasan lain.
Kinerja bank syariah di kedua kawasan ini bahkan lebih buruk dibandingkan hasil pencapaian bank konvensional.
" Bank syariah terus berupaya menjaga modal pada posisi tertingginya akibat kurang berfungsinya dan sehatnya pasar antar bank syariah," ujar laporan tersebut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya