Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ingat! Bank Syariah Belum Tentu Tahan Banting

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 23 Mei 2014 19:07
Ingat! Bank Syariah Belum Tentu Tahan Banting
IFSB menilai keuangan syariah belum tentu kebal dengan hantaman krisis keuangan dunia. Daya tahan bank syariah dalam menghadapi badai krisis bahkan belum teruji maksimal.

Dream - Mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir belum menjadi jaminan industri keuangan syariah kebal dari hantaman finansial dunia. Bisnis syariah bahkan belum terbukti lolos dari stress test terhadap potensi risiko yang ada.

Islamic Financial Service Board (IFSB) Malaysia dalam laporan terbarunya mengungkap, tekanan pada keuangan syariah baik dari segi keuntungan, arus kas, kualitas aset, dan kecukupan modal justru makin meningkat.

" Perlambatan ekonomi, tren penurunan harga komoditas, dan krisis properti yang muncul akibat krisis keuangan juga berpengaruh pada kinerja bank Islam," ujar laporan IFSB seperti dikuti laman gulfdailynews, Jumat 23 Mei 2014.

Laporan IFSB yang mengandalkan analisa data dari 52 bank syariah menemukan perusahaan-perusahaan ini sama sekali tak terisolasi dari krisis.

Pada 2012, margin laba bersih bank Islam sedikit membaik menjadi 1,06 persen. Capaian ini lebih baik dari hasil 2009 yang hanya mencapai 0,87 persen. Bahkan sebelum krisis, bank syariah dunia mampu mencetak margin untung 2,9 persen pada 2007.

Kualitas aset bank syariah juga menjadi perhatian besar publik. Posisi kredit macet pada 2010 mencapai puncaknya di level 6,03 persen. Bank-bank syariah di Uni Emirat Arab dan Kuwait mengalami kinerja terparah dibandingkan kawasan lain.

Kinerja bank syariah di kedua kawasan ini bahkan lebih buruk dibandingkan hasil pencapaian bank konvensional.

" Bank syariah terus berupaya menjaga modal pada posisi tertingginya akibat kurang berfungsinya dan sehatnya pasar antar bank syariah," ujar laporan tersebut. (Ism)

Beri Komentar