Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) Periode I 2014 yang berlaku sejak Juni 2014. Dalam DES tersebut tecatat jumlah emiten dan perusahaan terbuka sebanyak 322 dari total emiten dan perusahaan terbuka sebanyak 584.
Dibandingkan DES Periode II 2013, jumlah efek syariah mengalami penurunan. Sebelumnya, DES berisi 336 efek dengan total perusahaan dan emiten secara keseluruhan sebanyak 568.
" Jadi ada 322 emiten dan perusahaan publik yang ada di Daftar Efek Syariah periode ini," kata Deputi Komisioner OJK Bagian Pengawas Pasar Modal I, Sarjito di kantornya, Jakarta, Jumat 23 Mei 2014.
Menurut Sarjito, ada 28 emiten baru yang masuk DES dan 34 emiten yang keluar DES karena berbagai alasan. Dominasi terbesar emiten yang terdepak dari daftar halal ini umumnya karena dianggap tak memenuhi kriteria saham syariah.
Sementara 10 emiten lain dipaksa keluar dari DES karena belum kunjung mengirimkan laporan keuangannya kepada OJK.
Berikut daftar lengkap emiten yang sahamnya terdepak dari DES:
a) 10 emiten yang sahamnya tidak masuk DES pada periode ini karena laporan keuangan belum diterima OJK.
1. PT Bakrieland Development Tbk.
2. PT Buana Listya Tama Tbk.
3. PT Eureka Prima Jakarta Tbk. (dahulu PT Laguna Cipta Griya Tbk.)
4. PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.
5. PT Metro Realty Tbk.
6. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk.
7. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk.
8. PT Renewable Power Indonesia Tbk.
9. PT Tri Banyan Tirta Tbk.
10. PT Zebra Nusantara Tbk.
b) 23 Emiten yang sahamnya tidak masuk DES pada periode ini karena tidak memenuhi kriteria saham syariah.
1. PT AGIS Tbk.
2. PT Argo Pantes Tbk.
3. PT Berlina Tbk.
4. Damai Indah Golf
5. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.
6. PT Fajar Surya Wisesa Tbk.
7. PT Gozco Plantations Tbk.
8. PT Indonesia Air Transport Tbk.
9. PT Intraco Penta Tbk.
10. PT Island Concepts Indonesia Tbk.
11. PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk.
12. PT Jembo Cable Company Tbk.
13. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.
14. PT MNC Investama Tbk. (dh. PT Bhakti Investama Tbk.)
15. PT MNC Sky Vision Tbk.
16. PT Nusantara Inti Corpora Tbk.
17. Pembangunan Graha Lestari Indah
18. PT Panasia Indo Resources Tbk.
19. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk
20. PT Suryamas Dutamakmur Tbk.l
21. PT Tirta Mahakam Resources Tbk.
22. PT Tunas Baru Lampung Tbk.
23. PT Visi Media Asia Tbk.
Berikut daftar emiten yang baru masuk dan keluar DES Periode I 2014.
1. PT Adindo Foresta Indonesia Tbk.
2. PT Bali Towerindo Sentra Tbk.
3. PT Bank Panin Syariah Tbk.
4. PT Budi Acid Jaya Tbk.
5. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk.
6. PT Cipaganti Citra Graha Tbk.
7. PT Dharmindo Adhiduta Tbk.
8. PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk.
9. PT Eka Sari Lorena Transport Tbk.
10. PT Energi Mega Persada Tbk.
11. PT Hanson International Tbk.
12. PT Indika Energi Tbk.
13. PT Indonesia Prima Property Tbk.
14. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.
15. PT Intermedia Capital Tbk.
16. PT Intinusa Selareksa Tbk.
17. PT Krakatau Steel Tbk.
18. PT Leo Investment Tbk.
19. PT Mas Murni Indonesia Tbk.
20. PT Medco Energi Internasional Tbk.
21. PT MNC Land Tbk.
22. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.
23. PT Saranacentral Bajatama Tbk.
24. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk.
25. PT Singleterra Tbk.
26. PT Sri Rejeki Isman Tbk.
27. PT Tanah Laut Tbk.
28. PT Wijaya Karya Beton Tbk.
Kemudian, terdapat satu emiten yang sahamnya masuk DES periode sebelumnya namun pada DES periode ini tidak masuk DES karena telah go private, yaitu PT Unilever Body Care Indonesia Tbk.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya