Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia
Dream - Minimnya sentimen positif dari kawasan regional dan aksi spekulatif pemodal membuat bursa saham nasional dibuka menguat tipis. Indeks kini tinggal bergantung pada isu-isu dalam negeri.
Pada pembukaan perdagangan saham, Jumat, 23 Mei 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 3,66 poin (0,07%) ke level 4.973,54.
Cenderung flatnya perdagangan saham juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang hanya menguat 0,2 poin ke level 163,29. Hingga perdagangan pukul 14.57 WIB, ISSI masih bergerak dalam tren menguat.
Naiknya indeks ISSI memberi amunisi bagi Jakarta Islamic Index (JII) untuk bergerak di zona hijau. Meski sempat masuk zona merah, JII dibuka menguat di level 673,62.
Transaksi perdagangan saham syariah hari ini mencapai 6,88 miliar saham dengan nilai mencapai Rp 1,03 triliun.
Satrio Utomo, Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, menjelaskan, laju bursa saham Indonesia kali ini minim sentimen dari bursa regional. " Indeks lebih merespon sentimen-sentimen yang ada di dalam negeri," katanya.
Jika pemodal kembali melanjutkan aksi beli seperti yang terjadi kemarin, IHSG sangat mungkin untuk kembali menguji level psikologis 5000. Disisi lain, jika ternyata terjadi aksi profit taking, posisi penutupan dibawah 4950 akan mengakhiri trend naik jangka pendek yang tengah berlangsung.
Melihat posisi net buy asing di pasar reguler yang kemarin tercatat sebesar Rp 366,5 miliar, arus dana pemodal asing memang sudah berbalik kembali setelah sehari sebelumnya mencatat net sell Rp 77,9 miliar.
Dengan minimnya sentimen dalam negeri, Satrio menilai gerak indeks kali ini akan diwarnai aksi pembelian spekulatif. Namun strategi ini diimbau hanya dilakukan ketika harga mengalami suport testing. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya