Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Harrod, Pusat Belanja Milik Keluarga Al-Fayed
Dream - Kelihaian dan kecepatan miliarder Arab di Inggris dalam mencetak uang kini lebih jago dibandingkan kalangan orang kaya Negeri Ratu Elizabeth itu. Rata-rata kalangan berduit Inggris hanya mampu menambah pundi kekayaannya sebesar 15 persen.
Mengutip laporan islam.ru dari hasil survei Sunday Times, Jumat, 23 Mei 2014, kemampuan 10 orang terkaya asal negeri Arab dalam mencetak uang jauh di atas rata-rata miliarder Inggris. Total kekayaan dari 1.000 orang hartawan di Inggris diperkirakan mencapai US$ 872,84 miliar.
Sunday Times mencatat kekayaan 10 orang Arab terkaya di Inggris telah melonjak dibandingkan tahun lalu. Mohammed Bin Issa al-Jaber, pebisnis di sektor perhotelan, restoran, dan industri makanan, menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Inggris dengan kekayaan sekitar US$ 10,36 miliar.
Jaber dan 9 orang Arab terkaya di Inggris lainnya diketahui memiliki total harta yang jika digabungkan bisa mencapai US$ 26,2 miliar. Total kekayaan ini naik 50% dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar US$ 17,5 miliar.
Jaber yang lahir di Jeddah memiliki beberapa hotel mewah di Eropa. Kekayaannya naik sekitar US$ 2,250 juta (£1,645 juta) selama 12 bulan terakhir.
Duta besar Uni Emirat Arab di Inggris, Mahdi al-Tajir merupakan orang Arab terkaya kedua di Inggris yang memiliki kekayaan US$ 2,8 miliar. Kekayaan ini berasal dari bisnis minyak, logam, properti, transportasi, dan industri.
Wafic Said yang datang ke Inggris dari Suriah menduduki peringkat ketiga sebagai orang ketiga terkaya di Inggris dengan kekayaan berkisar US$ 2,5 miliar.
Menguntit di belakangnya adalah pengusaha asal Mesir, Mohammed al-Fayed dengan kekayaan bersih sekitar US$ 2,2 miliar. Fayed meningkatkan kekayaannya dengan penjualan klub sepak bola Fulham pada musim panas lalu, yaitu sebesar US$ 205 juta dan penjualan departement store mewah Harrods kepada investor Qatar senilai US$ 2,1 miliar.
Lainnya, Ayman Asfari dengan kekayaan diperkirakan sebesar US$ 1,9 miliar, mantan perdana menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim Al Thani dengan kekayaan US$ 1,3 miliar, dan Mo Ibrahim dengan kekayaan US$ 1,1 miliar.
Kenaikan kekayaan orang Arab di Inggris paling tinggi dibandingkan orang kaya lainnya yang mengalami kenaikan rata-rata 15%.
Sri dan Gopi Hinduja, kepala Hinduja Group menduduki peringkat teratas dari 100 orang terkaya di Inggris dengan total kekayaan mencapai US$ 20 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya