Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bali
Dream - Ada tren baru di kalangan wisatawan Timur Tengah. Mereka dan keluarga tertarik menghabiskan masa liburan ke Indonesia. Alasannya, Indonesia merupakan tempat liburan ideal yang mengagumkan dengan pantainya yang indah.
Di antara 17.500 pulau di Indonesia, Bali merupakan tempat populer para turis asing, seperti China, Jepang, Australia, Eropa, dan Timur Tengah. Bali juga menjadi alternatif wisata konferensi. Pulau Dewata ini kini makin menjadi pilihan menyelenggarakan pertemuan besar, dimana hotel disana menyediakan ruang pertemuan yang luas.
Arab News secara khusus memberitakan pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Mari Elka Pangestu, Kamis 22 Mei 2014. " Pariwisata di Asia Tenggara tumbuh 12 persen dengan kontribusi terbesar dari Indonesia," kata Menteri Mari Elka. Lebih dari 8,8 juta wisatawan asing. Bali secara khusus menerima hampir 3 juta wisatawan. Nah, diantara mereka, 110 ribu wisatawan asal Saudi mengunjungi Indonesia tahun lalu.
Tahun ini Kementerian Pariwisata menargetkan 250 ribu wisatawan asal Timur Tengah. Termasuk 150 ribu dari Arab Saudi. " Kami menawarkan wisata syariah dengan hotel yang menyediakan makanan halal dan tempat salat. Ada juga Spa khusus untuk perempuan," kata Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata, Esthy Reko Astuty.
Menurut Esty, mereka mempromosikan 16 destinasi bagi wisatawan Timur Tengah. Selain Bali, juga Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya