Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Foto Ilustrasi Mencuci Mobil
Dream - Demi mencari tambahan biaya hidup dan penghasilan, sejumlah perantau di Arab Saudi nekat melakukan pekerjaan sampingan yang beresiko ditangkap otoritas keamanan setempat.
Salah satunya adalah tukang cuci mobil jalanan yang kebanyakan adalah warga negara Bangladesh. Pada umumnya mereka pekerja ilegal, datang ke Arab Saudi mengadu nasib sebagai pekerja kasar.
Tukang cuci mobil jalanan ini sering 'kucing-kucingan' dengan petugas lalu lintas Jeddah agar tidak ditangkap. Departemen lalulintas Jeddah memang telah mengeluarkan larangan bagi warganya, tidak mencucikan mobil mereka kepada tukang cuci mobil jalanan.
Para tukang cuci mobil liar ini biasanya mangkal sekitar jam lima sore di dekat toko buku, restoran, supermarket dan tempat-tempat di mana pengunjung bermobil ada.

" Saya bisa dapat Rp2 juta sebulan dari hasil cuci mobil ini," ujar Muhammed Kamal dari Comilla, Bangladesh. Kamal sudah punya pekerjaan tetap dengan gaji Rp2 juta. Untuk menghidupi keluarganya di Bangladesh, Kamal biasanya mengirimi mereka Rp3 juta.
Sementara itu, Abdulaziz Abdulmalik dari Dhaka mampu mengirimi keluarganya uang sebesar Rp2,3 juta tiap bulan, meski dia memiliki gaji tetap sebesar Rp1,8 juta.
Jumlah tukang cuci mobil liar ini semakin banyak, terutama di Al-Ahsa Road atau biasa dikenal sebagai Pepsi Road. Mereka terlibat persaingan meski tidak tajam. Karena tidak banyak pelanggan yang mau mobilnya dicuci, mereka biasanya pasang strategi.
" Dua orang biasanya berbagi penghasilan dari mencuci satu mobil. Biasanya mereka dibayar SR10 (Rp30 ribu) dan itu dibagi dua," ujar Muhammed Noordin, juga dari Bangladesh.
Yang menjadi kendala bagi para tukang cuci mobil ini adalah pelanggan kadang menawar biaya cuci mobil, bisa SR7 (Rp21 ribu) atau SR8 (R24 ribu). Mereka pun terpaksa menerima tawaran tersebut karena pelanggan sangat jarang dan belum tentu ada mobil berikutnya yang mau dicuci.
Biasanya para tukang cuci mobil ini akan saling menjaga satu sama lain agar tidak tertangkap otoritas keamanan setempat. Masalahnya, jika sampai tertangkap, tidak ada yang membela mereka di pengadilan.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
