Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kurang dari sebulan, Indonesia kembali menambah porsi surat utang syariah. Hasil lelang terbaru Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berhasil menarik dana hingga Rp 670 miliar.
Mengutip keterangan tertulis Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Rabu 21 Mei 2014, total penawaran yang masuk mencapai Rp 3,058 triliun.
Pada proses lelang kali ini, pemerintah menawarkan empat seri SBSN masing-masing SPN-S07112014, PBS003, PBS005, dan PBS006. Dari keempat seri tersebut, penawaran terbesar berasal dari SPN-S07112014 dengan nila mencapai Rp 2,23 triliun.
Sementara penawaran tiga seri SBSN lainnya masing-masing adalah PBS003 sebesar Rp 201 miliar, PBS005 RP 518 miliar, dan PBS006 Rp 107 miliar.
Yield terendah pada penawaran kali ini mencapai 6,18750 persen untuk SPN-S07112014 dan tertinggi 9,75000 persen pada produk SBSN seri PBS005.
Dari keempat SBSN yang dilelang kali ini, pemerintah hanya memenangkan dua seri masing-masing PBS003 senilai Rp 190 miliar dan PBS005 Rp 480 miliar.
SBSN seri PBS003 menawarkan yield sebesar 8,62993 persen dang tingkat imbalan 6 persen. Tanggal jatuh tempo produk surat utang ini ditetapkan pada 15 Januari 2027.
Sementara PBS005 memberikan yield rata-rata tertimbang 9,00885 persen dengan imbalan 6,75 persen. Surat utang syariah ini jatuh tempo pada 15 April 2043. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya