Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Donald Trump
Dream - Pengusaha Donald Trump mengakui pembatalan pembangunan menara 60 lantai di Palm Jumeirah saat pasar properti Dubai jatuh pada tahun 2009 merupakan langkah yang " pintar" .
Miliarder itu merasa " sedikit beruntung" dengan melarikan diri sebelum konstruksi proyek itu dimulai sehingga dia tidak kehilangan uangnya.
" Perekonomian dunia sedang jatuh dan kita benar-benar beruntung karena tidak memulai proyek itu. Banyak proyek yang sudah mulai, hingga sekarang belum selesai. Kami cerdas dan beruntung tidak pernah memulai proyek itu," ujar Trump seperti dikutip dari Arabian Business, Rabu, 21 Mei 2014.
Trump International Hotel & Tower telah dipromosikan oleh Nakheel yang merupakan master developer dengan spesialisasi memadukan hotel mewah dengan bangunan tempat tinggal, serta menjadikan bangunan tersebut ikon kota Dubai.
Proyek ini dihentikan pada tahun 2009 saat harga properti di negara tersebut jatuh hingga 60%.
Pihak pengembang mengaku telah merugi dengan banyaknya utang karena pembatalan proyek menara itu. Pasalnya, sudah banyak uang yang dikeluarkan untuk jaminan proyek Trump itu.
Namun, Trump bersikeras bahwa masih memiliki hubungan baik dengan pengembang dari pemerintah itu.
" Mereka adalah orang-orang yang sangat bagus, kami masih memiliki hubungan yang baik dan akan kami teruskan," ujarnya.
" Mudah untuk membatalkan proyek itu, kita hanya mengatakan 'Mari kita menunda'. Dunia sedang jatuh, ini bukan kesalahan Dubai, bukan kesalahan pengembang, mereka orang hebat. Kami membuat kesepakatan dan dunia jatuh sebelum konstruksi dimulai. Saya tidak kehilangan uang dan saya pikir mereka juga tidak rugi besar," tambahnya.
Ini adalah pertama kalinya Trump berbicara mengenai proyek yang dibatalkan pembangunannya 5 tahun lalu. Kini dia akan memulai proyek baru yaitu 100 villa mewah dengan lapangan golf. Mungkin ini proyek pertama Trump yang selesai di Dubai.
" Mungkin kita akan bekerja sama dengan Nakheel, lapangan golf ini akan menjadi lokasi sangat penting di Dubai karena begitu luas," jelasnya.
Trump selalu ingin kembali ke Dubai dan berinvestasi di negara itu meski harga properti di sana sempat hancur tahun 2009-2010.
" Saya pikir harga properti di Dubai akan naik. Ini masalah waktu dan saya harus lebih cermat soal waktu," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya