Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Trump Beruntung Batalkan Pembangunan Palm Jumeirah Tower

Reporter : Ramdania
Rabu, 21 Mei 2014 10:34
Trump Beruntung Batalkan Pembangunan Palm Jumeirah Tower
Meski gagal membangun menara mewah di Dubai pada tahun 2009, pengusaha Donald Trump justru merasa beruntung. Pasalnya, pada saat itu, harga properti Dubai tengah jatuh.

Dream - Pengusaha Donald Trump mengakui pembatalan pembangunan menara 60 lantai di Palm Jumeirah saat pasar properti Dubai jatuh pada tahun 2009 merupakan langkah yang " pintar" .

Miliarder itu merasa " sedikit beruntung" dengan melarikan diri sebelum konstruksi proyek itu dimulai sehingga dia tidak kehilangan uangnya.

" Perekonomian dunia sedang jatuh dan kita benar-benar beruntung karena tidak memulai proyek itu. Banyak proyek yang sudah mulai, hingga sekarang belum selesai. Kami cerdas dan beruntung tidak pernah memulai proyek itu," ujar Trump seperti dikutip dari Arabian Business, Rabu, 21 Mei 2014.

Trump International Hotel & Tower telah dipromosikan oleh Nakheel yang merupakan master developer dengan spesialisasi memadukan hotel mewah dengan bangunan tempat tinggal, serta menjadikan bangunan tersebut ikon kota Dubai.

Proyek ini dihentikan pada tahun 2009 saat harga properti di negara tersebut jatuh hingga 60%.
Pihak pengembang mengaku telah merugi dengan banyaknya utang karena pembatalan proyek menara itu. Pasalnya, sudah banyak uang yang dikeluarkan untuk jaminan proyek Trump itu.

Namun, Trump bersikeras bahwa masih memiliki hubungan baik dengan pengembang dari pemerintah itu.

" Mereka adalah orang-orang yang sangat bagus, kami masih memiliki hubungan yang baik dan akan kami teruskan," ujarnya.

" Mudah untuk membatalkan proyek itu, kita hanya mengatakan 'Mari kita menunda'. Dunia sedang jatuh, ini bukan kesalahan Dubai, bukan kesalahan pengembang, mereka orang hebat. Kami membuat kesepakatan dan dunia jatuh sebelum konstruksi dimulai. Saya tidak kehilangan uang dan saya pikir mereka juga tidak rugi besar," tambahnya.

Ini adalah pertama kalinya Trump berbicara mengenai proyek yang dibatalkan pembangunannya 5 tahun lalu. Kini dia akan memulai proyek baru yaitu 100 villa mewah dengan lapangan golf. Mungkin ini proyek pertama Trump yang selesai di Dubai.

" Mungkin kita akan bekerja sama dengan Nakheel, lapangan golf ini akan menjadi lokasi sangat penting di Dubai karena begitu luas," jelasnya.

Trump selalu ingin kembali ke Dubai dan berinvestasi di negara itu meski harga properti di sana sempat hancur tahun 2009-2010.

" Saya pikir harga properti di Dubai akan naik. Ini masalah waktu dan saya harus lebih cermat soal waktu," tandasnya.

Beri Komentar