Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fans Merayakan Pesta Usai PSG Meraih Gelar Juara Ligue 1 (arabianbusiness.com)
Dream - Meski baru saja mendapatkan hukuman dari UEFA terkait pelanggaran Financial Fair Play (FFP), klub kaya asal Perancis, Paris Saint Germain (PSG) menegaskan akan tetap belanja besar pemain bintang pada bursa transfer musim panas nanti.
Sang pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi memastikan jika klubnya tidak cemas dengan sanksi tersebut. Pengusaha muslim asal Qatar itu bakal mencari pemain top untuk didatangkannya ke Parc des Princes, markas PSG. Tentunya dia harus mengeluarkan dana besar untuk melakukannya transaksi tersebut.
" Kami akan mendatangkan siapapun pemain yang kami inginkan, ini tidak akan mengubah apapun dari proyek kami yang sudah direncanakan sebelumnya," kata Nasser dilansir Arabianbusiness, Selasa 20 Mei 2014.
Soal sanksi yang dijatuh UEFA kepada PSG, Nasser mengatakan tetap menghormati dan menerima keputusan tersebut. Namun perlu diingat, kata dia, tak akan ada satupun yang dapat menghentikan PSG untuk melakukan hal yang diinginkan, terutama berbelanja pemain di bursa transfer. " Kami selalu bermimpi akan hal-hal besar," ujarnya.
Diketahui, PSG bersama klub kaya lainnya seperti Zenit St Petersburg, Rubin Kazan, Anzhi Makhachkala dan Manchester City didenda sebesar 50 juta pounds (Rp980 miliar) dan pengurangan jatah pemain di Liga Champions Eropa musim depan, dari biasanya 25 pemain, kini hanya boleh mendaftarkan 21 nama saja.
Dengan sanksi itu, PSG dan klub lainnya yang terkena hukuman diharuskan menjaga jumlah pengeluaran gaji pemain di musim 2014-2015, sama dengan di musim 2013-2014.
Sanksi tersebut membuat PSG yang terbiasa belanja besar di bursa transfer, kini harus menahan diri berburu pemain di musim panas nanti. Bila menyalahi aturan tersebut, maka PSG bisa saja kehilangan hak tampil di kompetisi Eropa ke depannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya