Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Terkoreksi Ulah Pencari Untung Isu Cawapres

Reporter : Syahid Latif
Senin, 19 Mei 2014 16:17
Indeks Syariah Terkoreksi Ulah Pencari Untung Isu Cawapres
Bursa saham Indonesia yang menguat di sesi pembukaan tak bisa mempertahankan tren kenaikan hingga penutupan perdagangan. Ulah para pencari untung sempat membuat IHSG terlempar dari level 5.000

Dream - Menguatnya indeks bursa saham di awal perdagangan tak mampu bertahan hingga berakhirnya sesi penutupan. Bursa saham sempat terkoreksi cukup dalam di tengah munculnya dua nama pasangan Capres-Cawapres.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin, 19 Mei 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tekoreksi 16,57 poin (0,33%) ke level 5.014,99. Indeks sebelumnya sempat terlempar dari level 5.000.

Koreksi harga saham berakibat sejumlah indeks saham utama terjun ke zona merah. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat turun 0,96 poin (0,58%) ke level 164,36.

Aksi ambil untung pelaku pasar di tengah pengumuman pasangan Capres-Cawaspres juga memicu koreksi pada saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) tercatat melemah 2,5 poin (0,38%) ke level 678,08.

" IHSG turun bukan karena respon pasar jelek terhadap pasangan Capres-Cawapres, tapi karena memang sudah waktunya turun karena trader profesional pada mengamankan profit yang sudah didapat," ujar Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.

Pelemahan indeks terjadi di tengah transaksi perdagangan yang cukup ramai. Dari 56,65 miliar saham yang diperdagangkan, nilai transaksi perdagangan kali ini mencapai Rp 8,91 triliun.

Dari nilai transaksi ini, saham-saham syariah mencapatkan porsi sebesar Rp 5,99 triliun. Tercatat hanya 59 emiten syariah yang bergerak naik sementara 157 lainnya masuk zona merah.

Di awal pekan ini, saham bluechips syariah di bidang perdagangan kembali menjadi buruan pelaku pasar. Tercatat dua emiten tambang batubara masuk dalam daftar top gainer yaitu ITMG dan PTBA yang masing-masing menguat Rp 375 dan 100 per saham. Top gainer lainnya adalah AALI yang menguat Rp 150, PGAS Rp 50, dan TLKM Rp 45 per saham. (Ism)

Beri Komentar