Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Inggris telah menetapkan haluannya menjadi pusat industri keuangan syariah global. Negeri Ratu Elizabeth ini juga mengaku siap bersanding bersama Dubai dan Kuala Lumpur, dua negara yang sudah terlebih dahulu mengembangkan sistem keuangan Islami ini.
Tobias Ellwood, Wakil Menteri Luar Negeri urusan Timur Tengah menegaskan London memiliki ambisi untuk berdiri di samping kedua kota tersebut sebagai pusat global keuangan syariah.
Pernyataan Ellwood cukup beralasan mengingat Inggris menjadi negara pertama di luar dunia Islam yang menerbitkan obligasi syariah atau lebih dikenal sukuk pada tahun lalu.
Sukuk senilai 200 juta pound sterling itu berhasil menarik minat investor dan merupakan langkah pertama dalam mendorong investasi yang lebih luas dari wilayah sekitar kota London.
Mengutip laporan telegraph.co.uk, Jumat, 27 Februari 2015, Inggris tercatat mengoperasikan enam bank syariah dan 20 bank pemberi kredit yang menawarkan produk dan jasa keuangan syariah. Jumlah bank dan produk syariah tersebut secara signifikan lebih banyak dari negara Barat lainnya.
Kanselir George Osborne mengatakan mempromosikan industri keuangan syariah, yang bernilai hampir US$ 2 triliun, akan membantu menjadikan Inggris 'pusat sistem keuangan global'.
Ellwood juga memuji keterlibatan investasi syariah yang telah digunakan untuk membiayai beberapa pembangunan terbesar di London, termasuk The Shard dan Olympic Village.
Pasar sukuk pemerintah, yang nilainya hanya 0,1 persen dari aset keuangan global, diperkirakan tumbuh sebesar 20 persen per tahun, menurut Robert Gray, kepala pembiayaan kredit di HSBC.
Gray menambahkan jatuhnya harga minyak tidak akan menghambat industri keuangan syariah dan bahkan bisa merangsang penerbitan utang syariah dari investor seperti dari Arab Saudi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya