AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Foto: Dream.co.id/Okti Nur Alifia
Dream - Tak hanya lewat pemerintah, upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia juga menjadi salah satu perhatian dari Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Dikenal sebagai Lembaga Filantropi, Indonesia ternyata memiliki beberapa OPZ yang mengelola dana hampir setengah triliun rupiah.
Peneliti dari Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Tira Mutiara mencatat pengumpulan zakat nasional oleh gabungan dari seluruh OPZ dari provinsi dan Kota/Kabupaten sampai tahun 2021 telah mencapai sekitar 14,1 miliar.
" Ini masih jauh dari potensi, kalau Baznas mengeluarkan bahwa potensi zakat atau ZIS (zakat, infak, sedekah) sebesar Rp327 miliar," kata Tira dalam Peran Filantropi dalam Kemiskinan Serta Digitalisasi di Dunia Filantropi di Jakarta, Rabu, 22 Februari 2023.
Dana yang terhimpun tersebut digunakan Lembaga Amil Zakat untuk menghidupkan program-programnya yang diharapkan bisa membantu pemerintah dalam mengurangi kemiskinan.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia yang masuk kategori miskin pada September 2022 sebesar 9,57 persen atau sebanyak 26,36 juta orang.
Data yang dihimpun lembaga yang didirikan dan bernaung dibawah Yayasan Dompet Dhuafa itu juga menunjukan ada lima OPZ denga penghimpunan dana terbesar di Indonesia sejak tahun 2012 hingga 2021.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) milik pemerintah menjadi yang terbesar di Indonesia dengan total penghimpunan dana sampai 2021 mencapai Rp517,6 miliar, tumbuh 29,6 persen dari tahun 2012.
Disusul Dompet Dhuafa yang mampu menghimpun dana mencapai Rp413,7 miliar, dengan angka pertumbuhan sekitar 7,9 persen dari tahun 2012.
Selanjutnya ada Rumah Zakat dengan penghimpunan dana mencapai Rp310,2 miliar. Disusul oleh Rumah Yatim di urutan ke-4 dan serta YBM BRILiaN di posisi ke-5. Namun tidak disebutkan berapa capaian penghimpunan dana dari lembaga filantropi tersebut.
" Ini lima OPZ yang mungkin sekarang sangat berperan, program-programnya udah keren untuk mengentaskan Kemiskinan karena penghimpunannya sudah sangat besar, tinggal bagaimana mengelola program-program itu," ungkap Tiara.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli