Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Ilustrasi (Foto: Www.burrard-lucas.com)
Dream - Di dunia ini, terdapat berbagai jenis pekerjaan. Salah satunya yang kita kenal adalah berdagang. Dalam Sastra Melayu, orang yang melakukan pekerjaan ini disebut saudagar. Mereka biasanya membeli sesuatu kemudian menjualnya kembali pada orang lain.
Dan ternyata saudagar adalah salah satu profesi yang istimewa menurut Islam. Abu Said meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah berkata, saudagar yang jujur dan bisa dipercaya akan dimasukkan ke dalam golongan para Nabi, syuhada dan Shiddiqien.
Berdasarkan hadis tersebut kita tahu bahwa Rasulullah sangatlah memuji saudagar yang jujur sampai-sampai beliau memasukannya ke dalam golongan Nabi. Tapi, dalam hadis lain Rasul juga memperingatkan jika pasar merupakan tempat di mana manusia harus berhati-hati agar tidak melakukan perbuatan dosa.
Menjadi seorang pedagang atau saudagar bukanlah perkara mudah, terutama menjadi pedagang jujur. Rasulullah mengetahui betul bagaimana susahnya karena beliau juga seorang pedagang.
Selengkapnya baca di sini.
© Dream
Dream - Ada pameo klasik yang mengatakan, " mencari yang haram saja sulit, apalagi yang halal" . Ungkapan tersebut jelas tak sejalan dengan nilai moral, meski realitanya demikian.
Banyak orang yang tak peduli jika pekerjaan yang dilakukannya tidak halal atau melanggar ketentuan syariat. Mereka tetap menjalaninya selama bisa memenuhi kebutuhan perut.
Jauh sebelum kondisi ini banyak terjadi di masyarakat, Rasulullah SAW sudah pernah memperingatkan umatnya untuk mewaspadai pekerjaan-pekerjaan yang haram.
Beliau menyebutkan, salah satu tanda rusaknya akhlak umat manusia adalah ketidakpedulian mereka terhadap cara mencari harta kekayaan. Di antara pekerjaan-pekerjaan yang dilarang adalah sebagai berikut.
1. Pekerjaan yang berupa kesyirikan dan sihir, seperti perdukunan, paranormal, " orang pintar" , peramal nasib, dan pekerjaan lain sejenisnya.
2. Memperjualbelikan hal-hal yang diharamkan oleh syariat, seperti bangkai, babi, darah, anjing, patung, lukisan makhluk yang bernyawa, minuman keras, narkotika, dan lainnya.
Ingin tahu pekerjaan-pekerjaan yang diharamkan lainnya? Simak di sini.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?