Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Bursa saham syariah menatap libur panjang akhir pekan dengan ceria. Aksi beli jelang penutupan mendorong Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) masuk zona positif.
Tiga indeks sektoral menjadi motor penggerak bursa saham masing-masing barang konsumsi yang naik 1,23 persen, industri dasar 1,11 persen, dan manufaktur 1,10 persen.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 4 Mei 2016, indeks ISSI menguat 0,784 poin (0,50%) ke level 156,634. Sementara indeks JII menanjak 4,762 poin (0,74%) ke level 650,484.
Laju indeks syariah tak sepenuhnya mulus berjalan di zona hijau. Adanya efek Mei sempat menyeret ISSI dan JII dibuka melemah. ISSI bahkan menyentuh level terendah di 154,376.
Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,68 triliun dengan 41,3 miliar saham yang berpindahtangan.
Meski menguat, penghuni ISSI justru didominasi pelemahan. Sebanyak 108 emiten syariah menyambut libur akhir pekan di zona negatif. Sementara 71 lainnya bertengger di zona hijau.
Indeks sektoral yang ditutup melemah sore ini dihuni sektor keuangan yang turun 0,74 persen, pertambangan 0,55 persen, perdagangan 0,36 persen, dan properti 0,35 persen.
Top gainer saham bluechips syariah kali ini dihuni UNVR yang menanjak Rp 1.375, INTP Rp 550, WSKT Rp 110, ASII dan ICBP masing-masing Rp 50 per saham.
Sementara di deretan top losser, bercokol saham-saham seperti AALI yang turun Rp 475, UNTR Rp 300, AKRA Rp 150, SILO Rp 100, dan WIKA Rp 80 per saham.
Total transaksi perdagangan saham di bursa saham hari ini terbilang tinggi hingga mencapai Rp 6,73 triliun. Namun asing masih mencatatkan nett sell sebesar Rp 365,98 miliar. Ini adalah aksi jual asing 7 hari berturut-turut.
Di pasar keuangan, kurs rupiah bergerak lemah. Sore ini rupiah turun 61 poin (0,46%) menjadi 13.248 per dolar AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya