Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, mengusulkan tarif tol digratiskan selama Lebaran. PT Jasa Marga Tbk keberatan dengan usulan tersebut.
" Saya kira jangan sampai gratis karena ini bukan momen yang luar biasa. Mereka sudah siap juga dengan pulangnya," kata Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 3 Mei 2016.
Sebelumnya, Jonan mengusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tarif tol gratis selama musim mudik. Harapannya, kemacetan di jalan raya bisa berkurang. Usulannya disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan.
" Kalau padat, dikasih free untuk mengurangi kemacetan. Daripada jalan biasa, mending jalan tol (dipakai untuk mudik)," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis malam 28 April 2016.
Adityawarman mengatakan tidak akan mendapatkan apa-apa kalau tarif tol dihilangkan sementara selama musim mudik. " Ya, kalau gratis nanti tidak ada artinya juga," kata dia.
Padahal, kata dia, perusahaan pelat merah ini bisa menggunakan penerimaan dari tol untuk meningkatkan pelayanan selama Lebaran.
" Lebih bagus uang itu (digunakan untuk) meningkatkan pelayanan. Kalau diminta menjaga, meningkatkan keamanan, dan meningkatkan jumlah petugas, itu akan kami lakukan," kata dia.
Selain itu, Adityawarman memberikan pandangan alasan sering terjadi macet selama mudik. Menurut dia, pemudik sering berangkat pada malam hari, lebih tepatnya setelah magrib.
" Rata-rata orang itu senangnya jalan di malam hari. Jadi, (semua) numpuk (di jalan tol)," kata dia.
Apabila berangkatnya merata di semua waktu, kata Adityawarman, kemacetan tidak akan terjadi. " Kalau dari pagi, siang, rata saya jamin tidak ada yang macet jalan tol," kata dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya