Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kisah Inspiratif (Foto: Instagram/mama.zizo87)
Dream – Kisah inspiratif kembali datang dari sepasang suami istri. Mereka yang dulunya hidup serba kekurangan kini bisa mewujudkan segala impiannya.
Kehidupan mereka pun penuh lika-liku. Mulai dari terlilit hutang, suami yang terkena PHK, jualan tidak laku, hingga harus berpindah-pindah rumah.
Namun, mereka sama sekali tak pernah menyerah. Terus berjuang hingga akhirnya segala usaha berbuah manis.

Kisah ini dibagikan akun instagram @mama.zizo87. Dalam unggahanya, wanita yang akrab disapa Mama Zizo tersebut menceritakan bagaimana sulitnya kehidupan ia dan sang suami di awal pernikahan mereka.
Ia bahkan sampai harus terlilit hutang demi bertahan hidup. Namun, kehidupan mereka tak kunjung membaik.
" Di usia pernikahan 1-5 tahun perekonomian kami benar-benar diuji. Kami berdua bekerja siang-malam. Tapi tetap kurang dan utang dimana-mana. Entah nyaris menyerah dengan hidup," tulisnya dalam keterangan video.

Ditengah segala kesulitan ekomoni mereka, Mama Zizo harus menerima kenyataan pahit lainnya. Sang suami terkena PHK saat ia tengah mengandung anak pertama mereka.
Hal itu membuatnya harus bekerja ekstra agar dapat memenuhi kebutuhan mereka.
" Saya pernah jadi SPG di Swalayan. Suami di PHK saat saya hamil muda. Dan saya terpaksa harus tetap bekerja untuk makan saya dan suami," sambungnya.
Ia dan sang suami juga hidup berpindah-pindah. Lantaran tak punya biaya untuk mengontrak di tempat yang lebih besar.
" Kita ngontrak dari satu petak ke 3 petak. Kondisi saat itu benar-benar sangat memperihatinkan. Suami pernah jadi sales tapi tetap kurang,” tambahnya.

Ditengah segala kesulitan tersebut, Mama Zizo merasa kehidupannya tak pernah berkah lantaran masih terjerat hutang riba.
“ Dan tahukah kenapa hidup kami tidak pernah berkah. Karena kami terlilit utang riba," imbuhnya.
Hingga akhirnya, pada tahun 2017, ia dan sang suami mencoba untuk berjualan gamis. Modalnya pun sangat kecil. Saat itu Mama Zizo hanya mampu membeli enam gamis untuk dijual kembali.
" Awal 2017 dengan modal 6 gamis, Bismillah saya nekat jualan. Berawal jualan di pinggir pasar dengan pakai gawang. Kadang pernah seharian tidak satupun laku terjual," ungkapnya mengenang.

Meski begitu, Mama Zizo tak pernah menyerah. Ia terus berusaha menjajakan gamis jualannya. Hingga sampai dimana bisnisnya itu semakin besar.
Bahkan, ia dan sang suami sampai kewalahan lantaran orderan yang terus membludak. Untuk mempermudah pekerjaan, akhirnya mereka mulai menambah karyawan.
" Paket setiap hari ratusan sampai kita punya banyak karyawan. 2017 sampai sekarang omzet terus melejit sampai miliaran seperti mimpi dan sama sekali enggak percaya. Sebagian produk kami produksi sendiri dan semua terjual laris karena dibantu ribuan reseller," tulisnya.

Kesuksesan demi kesuksesan pun mereka dapatkan. Bahkan kini Mama Zizo sudah memiliki toko pakaian sendiri.
Selain itu, Mama Zizo pun mulai belajar untuk merias pengantin. Kemampuannya pun terus berkembang.
" Ke toko pun rame terus tiap hari. Sampai banyak yang dari luar kota. Tidak berhenti sampai di situ. Di saat anak ketiga kami lahir, Allah anugerahkan kemampuan merias. Sekarang saya merangkap menjadi MUA," sambungnya.
Ia pun mulai merangkap menjadi MUA dan membuka jasa Wedding Organizer (WO). Ia juga memberikan jasa make up gratis bagi keluarga tidak mampu atau yatim piatu.
Kini, di usia pernikahannya yang ke-9, Mama Zizo dan suami telah memiliki rumah mewah, toko pakaian, dan jasa dalam bidang pernikahan.
Kisahnya pun viral di media sosial. Tak sedikit warganet yang ikut termotivasi setelah melihat bagaimana perjuangan mereka selama ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan