Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Indeks Syariah Dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini.
Dream - Laju indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) sedikit tersendak setelah menguat beberapa hari terakhir. Minimnya sentimen positif dari kawasan regional membuat investor menahan diri masuk bursa.
Di sisi lain, investor malah mulai memasang posisi menjelang pengumuman hasil pertemuan bank sentral AS, The Federal Reserves, yang akan diumumkan pekan ini.
Pada penutupan perdagangan harian BEI, Selasa, 19 Maret 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) berhenti menanjak setelah terkoreksi 1,009 poin (0,52%) ke level 191,923. ISSI gagal mempertahankan pembukaan positifnya di level 192,948.
ISSI bergerak fluktuatif dan sempat menembus level tertinggi di 193,270 dan terendah di 191,810.
Koreksi juga dialami dua indeks bluechips syariah. Indeks 30 keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun 5,802 poin (0,81%) ke level 706,222. Sementara Indeks JII beringsut 1,682 poin (0,71%) ke level 236,222.
Sepinya transaksi juga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 29,171 poin (0,45%) ke level 6.480,276.
Investor menahan diri untuk melantai di bursa. Mereka lebih banyak melepas saham terutama di sektor industri dasar, industri aneka, manufaktur, dan barang konsumsi. Keempat indeks sektoral ini melorot masing-masing 1,1 persen, 1,09 persen, 1,04 persen, dan 1 persen.
Penguatan indeks terjadi pada sektor perdagangan sebesar 0,28 persen, properti 0,26 persen, dan pertambangan 0,2 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp550, MAPA Rp350, MLPT Rp280, JSKY Rp200, dan ATIC Rp165.
Harga saham AKRA terkoreksi Rp480, TCPI Rp320, CPIN Rp200, IBST Rp200, dan SMGR Rp200.
Pukul 16.08, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat. Kurs dolar AS terhadap rupiah terkoreksi 25 poin (0,18%) ke level Rp14.214.(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa