Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, belum lama ini menyabet penghargaan Best Minister Award 2018. Dia mendapatkan penghargaan itu dari Pemimpin Dubai, Perdana Menteri yang juga Wakil Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum.
Sri Mulyani menyingkirkan tujuh finalis menteri dari negara-negara lain. Ini berarti, mantan pejabat Bank Dunia merupakan menteri ketiga yang menyandang gelar Menteri Terbaik Dunia setelah Menteri Lingkungan Hidup Australia, Greg Hunt, pada 2016 dan Menteri Kesehatan dan Sosial, Awa Marie Coll-Seck, pada 2017.
Munculnya nama Sri Mulyani langsung menjadi sorotan media asing. Sejumlah media asing angkat topi dan memuji sederet prestasi dia.
Laman media Singapura, Straits Times, dikutip Selasa 13 Februari 2018, menyebut Sri Mulyani sukses melaksanakan program amnesti pajak untuk menggenjot pendapatan pajak.
“ Di bawah kepemimpinannya di Kementerian Keuangan, Indonesia bisa melaksanakan program tax amnesty untuk mendorong pendapatan pajak tahun lalu, serta memperkenalkan reformasi kebijakan untuk menekan inklusi dan pembangunan berkelanjutan,” tulis Strait Times.
Sementara itu, Gulf Times menyebut Sri Mulyani diakui karena usaha memerangi korupsi dan meningkatkan transparansi di pemerintahan dengan bantuan.
“ Berdasarkan mandat Indrawati, Indonesia mencapai hasil nyata dalam mengurangi kemiskinan, memperbaiki taraf hidup, mengurangi utang publik, dan meningkatkan transparansi pada transaksi publik,” tulis media Timur Tengah ini.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam