Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
(Foto: Angga Yuniar/Liputan6.com)
Dream - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjun bebas di atas 5 persen. Data tersebut tercatat pada perdagangan pukul 10.36 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
Pada pantauan pada perdagangan BEI pukul 11.40 waktu JATS, IHSG tercatat jatuh 257 poin atau 5 persen dibandingkan sesi penutupan perdagangan sehari yang lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan penghentian sementara perdagangan saham ini berlaku selama 30 menit.
" Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Kamis, 10 September 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia," kata Yulianto, Kamis (10/9/2020).
Keputusan penghentian perdagangan merujuk pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
" Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:06:18 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan," ujar Yulianto.
Pada awal perdagangan BEI hari ini, IHSG langsung terjun 154,7 poin atau 2,99 persen ke posisi 4.988,33. Saham-saham bluechips yang jadi motor penggerak bursa, LQ45, bahkan sampai melemah 5 persen ke posisi 863,12.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, ketidakpastian indeks ini salah satunya dipengaruhi pengumuman pemberlakuan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies BAswedan.
“ Berdasarkan indeks, sampai dengan kemarin karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian akibat daripada announcement Gubernur DKI tadi malam. Sehingga pagi tadi indeks sudah di bawah 5.000,” kata Menko Airlangga dalam Rakornas KADIN Indonesia.
Merujuk pada krisis sebelumnya, Airlangga melihat perbandingan serta kondisi kontraksi dengan krisis saat ini. Dimana pada krisis 1998, perekonomian terkontraksi hingga 5 kuartal.
Selain Asia, ekonomi negara lain saat itu masih baik. Sehingga mampu menarik Indonesia keluar dari krisis. Meski dijelaskan Airlangga, bahwa krisis saat itu memang berlangsung cukup panjang.
“ Kemudian kalau kita lihat kedalaman dari segi harga saham itu dari indeks 700-an baru kembali itu dalam waktu 7-8 tahun. Kemudian untuk krisis global di tahun 2008 itu butuh 2 tahun untuk kembali pada indeks semula di sekitar 2.800,” kata Menko.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan