Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Jangan Percaya Dengan Pemikiran Kamu Bisa Sukses Jika Mengikuti Hasrat.
Dream – Jika ada motivator yang memintamu untuk mengikuti gairah agar bisa sukses, jangan sepenuhnya percaya. Sebab, saran ini bisa membuat kamu gagal meraih kesuksesan.
Dilansir dari CNBC, Selasa 26 Juni 2018, pernyataan ini ditulis oleh tiga peneliti Stanford University di Psychological Science. Ketiga peneliti, Carol Dweck, Gregory Walton, dan Paul O’Keefe, melakukan serangkaian studi laboratorium yang meneliti sistem kepercayaan orang yang menuntunnya kepada kesuksesan atau kegagalan.
Di penelitiannya, ada dua kategori, yaitu orang yang tertarik pada sains, teknologi, dan teknik, dan matematika, serta orang yang tertarik pada humaniora dan seni.
Ketiga peneliti mengamati 470 peserta ketika membaca artikel dan menonton video yang menarik atau tidak menarik perhatian. Peserta yang sangat tertarik hanya pada satu topik, cenderung tidak akan menyelesaikan dan memahami materi.
Dari penelitian itu, periset menyimpulkan “ mantra” ikuti-hasrat-kamu akan membuat orang berpikir bahwa mengejar passion itu mudah. Orang-orang yang percaya dengan pemikiran ini, cenderung lebih mudah menyerah jika menghadapi tantangan.
Orang yang fokus pada satu hal, kurang berminat untuk mencari area baru yang potensial. Pikiran tertutup ini akan menghalanginya menuju kesuksesan.
“ Akan ada kemajuan dalam sains dan sains ketika orang membawa bidang yang berebda bersama-sama, ketika orang melihat hubungan baru antara bidang yang belum pernah dilihat sebelumnya,” kata O’Keefe.
Dia berkata bahwa dunia semakin saling berhubungan dan membuat orang-orang membuat relasi antar bidang, seperti seni, teknologi, dan sosial.
“ Jika terlalu sempit pada satu bidang, (pemikiran) ini bisa mencegah kamu mengembangkan minat dan keahlian untuk melakukan pekerjaan yang menjembatani itu,” kata O’Keefe.
Sementara itu, Walton menyarankan kamu untuk meluangkan waktu untuk mempelajari jika ada hal yang menarik di luar hasrat.
“ Kamu bisa meluangkan waktu untuk melakukannya. Kamu menghadapi tantangan seiring waktu membangun komitmen ini,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?