Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Penumpang Garuda Indonesia Tengah Bersiap Memasuki Kabin Pesawat (AP Photo/Dita Alangkara)
Dream - Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, mencatat kinerja terbaiknya saat musim arus mudik Lebaran tahun ini. Garuda mencatat tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 90,23 persen pada puncak libur Lebaran 2018.
Mengutip data Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Garuda Indonesia mencatatkan capaian OTP terbaik untuk maskapai penerbangan nasional dengan jumlah flight diatas 8 ribu penerbangan pada periode 7 - 24 Juni 2018. Garuda Indonesia juga berhasil mencatatkan capaian OTP tertinggi pada periode puncak arus mudik sebesar 95,8 persen di periode 14-16 Juni 2018.
" Tentunya capaian ini sekaligus membuktikan komitmen maskapai sebagai full service airline dalam memberikan value layanan terbaik tidak hanya melalui aspek pre-flight in-flight, dan post flight service akan tetapi juga dari aspek penting lainnya seperti safety dan tingkat ketepatan waktu," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 26 Juni 2018.
Maskapai pelat merah ini juga mengklaim sukses mengurai jalur antrean penumpang di bandara dengan memaksimalkan fasilitas mandiri. Penggunaan fasilitas ini meningkat sebesar 10 persen selama periode peak season Lebaran. Fenomena ini menunjukan tren baru dalam perjalanan pengguna jasa yang kini lebih memiliki preferensi terhadap penggunaan fasilitas check in mandiri.
Selama periode peak season Lebaran 2018 ini, Garuda Indonesia mengangkut penumpang sebanyak 1,2 juta orang. Jumlah itu sesuai dengan proyeksi peningkatan yang dibuat perusahaan sebesar 3 persen dibandingkan periode tahun lalu.
Beberapa rute yang mencatat kenaikan tertinggi adalah Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Yogyakarta pp, Jakarta - Malang pp, Jakarta - Solo pp, Jakarta - Padang pp. Sementara untuk rute Internasional adalah Jakarta - Singapura pp dan Jakarta - Kuala Lumpur.
Selama musim libur Lebaran, Garuda Indonesia Group memang telah menyiapkan 160 ribu kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang. Kapasitas penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yaitu 480 penerbangan Citilink dan 288 penerbangan Garuda Indonesia. (Sah)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia