7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Menyerahkan Surat Pengunduran Diri. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pilihan resign atau tetap bertahan di perusahaan lama sering kali membuat bimbang. Sering kali kita ragu-ragu hengkang dari kantor lama karena khawatir perusahaan baru ternyata tak sesuai harapan.
Tak heran jika pertanyaan “ kapan waktu yang tepat untuk keluar kerja” sering membuat gundah gulana.
Dilansir dari CNBC, Jumat 4 Mei 2018, pendiri Jack Welch Management Institute, Suzy Welch, mengatakan pegawai harus menanyakan satu pertanyaan ini sebelum woro-woro hendak resign.
“ Sebelum menaruh pemberitahuan dua minggu, kamu seharusnya bertanya satu hal ini, ‘Kapan terakhir kalinya saya berbuat sesuatu untuk kantor?’” kata Welch.
Jika jawabannya kemarin, minggu lalu, atau sebulan yang lalu, dia menyarankan untuk berpikir dua kali sebelum resign. Welch menyarankan agar karyawan memutuskan tinggal dan mengembangkan kariernya di perusahaan lama.
“ Mungkin ada aspek pekerjaan yang tidak disukai. Tapi, jawaban ini merupakan bukti bahwa kamu masih belajar dan masih tumbuh,” kata dia.
Tapi, kalau jawabannya sudah berbulan-bulan yang lalu atau bertahun-tahun yang lampau sejak mencoba hal baru, Welch menyebut karyawan yang bersangkutan sudah terlambat. Karyawan ini terjebak di dalam zona nyaman.
“ Mematikan untuk otak dan jiwa, belum lagi karier,” kata dia.
Bahkan, ketika pekerjaan itu memberikan tunjangan yang menggiurkan dan pegawai di perusahaan “ bersahabat”, Welch mengatakan rasa ingin keluar dari kantor disebabkan oleh ketakutan memudar dan muncul keinginan akan tantangan di pekerjaan baru.
“ Kamu akan melihat ke belakang dan bertanya-tanya mengapa menunggu begitu lama,” kata dia.
Welch mengatakan resign adalah keputusan yang sulit dalam karier. Tapi, pertanyaan di atas bisa memberikan kejelasan untuk membuat keputusan yang terbaik.
“ Faktanya, tumbuh atau pergi,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?