7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Alhamdulillah, Indeks Syariah Menguat Hari Ini.
Dream - Indeks saham syariah bergerak positif menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1440 Hijriah. Meski sempat dibuka melemah, aksi beli jelang sesi penutupan mendorong tiga indeks acuan saham syariah bergerak naik.
Investor kembali dibuat cemas dengan laju kurs dollar AS yang kembali menguat terhadap rupiah.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 September 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat tipis 0,255 poin (0,15%) ke level 172,526.
ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka melemah di level di 172,111. ISSI hampir saja menutup perdagangan di Harpitnas jelang libur awal Muharram ini jika tak muncul aksi beli di 15 menit jelang penutupan. Posisi terendah ISSI tercatat berada level 172,111 dan tertinggi di posisi penutupan.
Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga terangkat jelang sesi penutupan dengan kenaikan 1,398 poin (0,22%) ke level 637,841.
Indeks JII70 menanjak 0,258 poin (0,12%) ke level 211,934.
Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan malah kembali terkoreksi 20,348 poin (0,35%) ke level 5.831,117.
Total perdagangan awal pekan ini mencatat lonjakan besar di sisi volume. Namun kenaikan ini tak cukup tinggi dari segi nilanya.
Hingga sesi paska-penutupan perdagangan, tercatat nilai traksaksi hanya naik menjadi Rp3,63 triliun dari 80,81 miliar lembar saham. Investor cenderung menahan diri untuk melepas sahamnya. Kondisi ini membuat harga 143 saham syariah melemah.
Investor banyak melepas sahamnya di sektor keuangan, infrastruktur, dan industri dasar. Ketiga indeksnya terkoreksi 0,66 persen, 0,51 persen, dan industri dasar 0,48 persen.
Penguatan indeks pertanian sebesar 0,51 persen dan pertambangan 0,03 persen tidak cukup untuk mendongkrak perdagangan.
Emiten keping biru syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harganya melesat Rp1.050. Kenaikan harga saham ini disusul oleh saham LPPF yang harga sahamnya naik Rp225, INCO Rp130, TPIA Rp130, dan ICBP Rp50.
Saham INTP terkoreksi Rp425, INTP Rp400, SMGR Rp200, ITMG Rp175, dan SCMA Rp100.
Dari pasar uang, dolar AS kembali menggeliat. Pada pukul 16.18, nilai tukar dolar AS terhadap dolar AS menguat 10 poin (0,07%) ke level Rp14.830 per dolar AS. Dolar menyentuh level tertinggi di level Rp14.826 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?