Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Memimpin Rapat Terbatas. (Foto: Sekretariat Kabinet)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ardan Adiperdana, untuk menjelaskan penyelesaian 34 pembangkit listrik yang terbengkalai. Jika tak ada kepastian, Jokowi mengancam akan membawa masalah ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“ Dana yang dikeluarkan juga sangat besar. Tolong nanti saya diberi tahu berapa totalnya karena ini sudah menyangkut angka yang triliunan. Ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus,” kata Jokowi di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Rabu 2 November 2016.
Dia mengatakan, di lapangan, ada 1-2 proyek yang tidak bisa diteruskan karena sudah hancur dan karatan. Untuk itu, Jokowi meminta ada kepastian.
“ Kalau tidak bisa diteruskan, ya, sudah berarti saya bawa ke KPK karena ini menyangkut uang yang tidak kecil. Besar sekali, ada 34 proyek pembangkit listrik,” kata mantan wali kota Solo itu.
Sekadar informasi, rapat ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjairan, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Menteri Lingkungan Hidu dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Negara, Sofyan Djalil, dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya