Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi (merdeka.com)
Dream - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah Belanda untuk mau bekerja sama dalam pembangunan infrastruktur, terutama pelabuhan. Salah satu proyek besarnya adalah Giant Sea Wall di Pesisir Utara Jakarta.
“ Untuk pembangunan Giant Sea Wall, saya tadi minta untuk dilanjutkan perencanaannya, sehingga nanti bisa dikonkretkan dalam sebuah pelaksanaan pembangunan,” jelas Jokowi seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa 31 Maret 2015.
Mengenai waktu pembangunannya, menurut Jokowi, bergantung pada penyelesaian perencanaan dari pihak Belanda. Nantinya, lanjut Jokowi, akan ada perencanaan lebih detail sebelum diambil keputusan
Jokowi menambahkan nanti juga harus dilakukan kalkulasi-kalkulasi dengan berbagai pihak seperti, Bappenas dan Pemerintah DKI Jakarta.
“ Tergantung, kalau rencana detilnya sudah ada, bisa saja langsung kita putuskan hari ini. Karena kita semua ingin kerja cepat,” tegas Jokowi.
Jokowi menambahkan pertemuan bilateral dengan PM Belanda juga membahas mengenai keinginan Indonesia untuk peningkatan ekspor ke Eropa, terutama palm oil, karena hampir sebagian besar ekspor Indonesia ke Eropa lewat Belanda.
Belanda dianggap sebagai pintu gerbang Indonesia untuk masuk pasar ekspor Eropa. Terakhir adalah masalah keamanan penerbangan Indonesia yang menuju ke Eropa.
“ Ini penting, karena selama ini Belanda memberi bantuan kepada kita untuk masalah ini, sehingga kita bisa terbang kembali ke Eropa,” tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya