Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Presiden Joko Widodo Saat Tiba Di Bandara Internasional Tegel Jerman (Setneg.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja lima hari ke sejumlah negara di Eropa. Tujuannya untuk memperkuat kerja sama dengan Uni Eropa, termasuk sektor ekonomi.
Dilansir dari situs Setkab.go.id, Senin 18 April 2016, Jokowi bakal mengunjungi empat negara Eropa, yaitu Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda.
Indonesia selama ini memandang Uni Eropa sebagai partner kerja sama yang strategis. Dengan kawasan ini, Indonesia akan memprioritaskan kerjasama di bidang perdagangan, maritim, investasi, dan pengelolaan air.
Sekadar catatan, nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa pada tahun 2015 mencapai US$ 26,14 miliar. Uni Eropa pun menjadi negara mitra dagang Indonesia yang terbesar keempat. Sementara itu, investor Uni Eropa pun menjadi investor yang terbesar ketiga di Indonesia dengan nilai investasi US$2,26 miliar pada tahun 2016.
Selama lima hari, Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan Kanselir Jerman, Perdana Menteri Inggris, serta Perdana Menteri Belanda. Yang menarik dalam kunjungan kali ini adalah pertama kali Presiden RI diterima oleh tiga Presiden Uni Eropa, yaitu Presiden Parlemen Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Presiden Komisi Eropa.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga akan bertemu dengan para pengusaha Uni Eropa dan diaspora Indonesia di Eropa. Dalam kunjungannya, Jokowi akan didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, dan Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?