Unggahan Presiden Jokowi Mengenai Musa (Facebook.com/Jokowi)
Dream - Presiden Joko Widodo mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan hafiz cilik Musa La Ode Abu Hanafi. Saking bangganya, Jokowi, sapaan akrab presiden, menggunggah foto hafiz berusia 7 tahun itu di akun Facebook miliknya.
" Prestasi Musa La Ode Abu Hanafi, Hafidz cilik usia 7 tahun, membuat kita bangga. Musa yang merupakan peserta termuda, berhasil meraih peringkat tiga kompetisi hafalan Al Quran pada Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional Sharm El Sheikh, Mesir," tulis Jokowi, Minggu, 17 April 2016.
Menurut Jokowi, prestasi yang berhasil ditorehkan Musa menjadi kebanggaan bagi Indonesia.
" Apa yang diraih Musa mengharumkan nama Indonesia di dunia Islam. Selamat, Musa," papar dia.
Unggahan Jokowi ini sudah disebar 3.767 pengguna Facebook dan disukai 35 ribu orang. Berbagai, komentar positif pun membanjiri unggahan Jokowi tersebut.
Salah satunya komentar yang ditulis oleh akun bernama Baji Rohman. Dia menulis, Musa dapat menjadi tauladan di tengah banyaknya kemaksitan di negeri ini.
" Alhamdulillah, di jaman yang penuh dengan kemaksiatan dimana-mana terselip mutiara Islam. Mudah-mudahan, kau jadi teladan tuk bangsa Indonesia dan menjadikan kita semua mencintai Alquran agar jauh dari sifat-sifat jahat," tulis Baji.
Pengguna Facebook lainnya, Rika QA, juga menuliskan rasa bangganya dengan prestasi yang ditorehkan Musa. " Alhamdulillah, penghafal Alquran pun bisa membanggakan bangsa dan negara ini di mata internasional. Baarokallohu fiik Musa. Allah menjaga bangsa dan negara ini karena masih ada orang-orang seperti Musa dan orang tua yang mendidiknya dengan baik. Insya Allah masih ada generasi penerus bangsa yang hebat. Optimis," tulis dia.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres
