Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke daerah lain semakin mencuat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemindahan ibu kota negara masih dalam kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“ Ada tiga tempat memang, tiga provinsi yang masuk dalam kajian itu. Apaka di sini, apakah di provinsi lain, tidak saya buka dulu,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat hak atas tanah di Balikpapan International Convention Center, Balikpapan, Kalimantan Timur, dikutip dari setkab.go.id, Jumat 14 Juli 2017.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek, mengaku siap jika Balikpapan dipilih sebagai ibu kota Indonesia untuk menggantikan Jakarta. Namun, Jokowi enggan menyebutkan daerah mana yang akan dijadikan sebagai calon pengganti ibu kota Indonesia.
“ Kalau saya buka, misalnya di Kalimatan Timur, kemudian tahu di mana, di Berau, misalnya ini. Wah, nanti semua orang beli tanah di sana. Enggak jadi pindah nanti. Harga tanah langsung melambung,” kata mantan wali kota Solo itu.
Jokowi mengakui banyak negara yang memindahkan ibu kotanya dan memisahkan antara bisnis ekonomi dengan pemerintahan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik. Dia pun mengapresiasi kesiapan Balikpapan untuk menjadi ibu kota negara.
Tapi, pemindahan ini memerlukan kalkulasi. Dia juga mengingatkan banyak yang diperhitungkan untuk memindahkan ibu kota negara, misalnya ekonomi, potensi bencana, sosial politik, dan infrastruktur.
“ Kemudian, biaya berapa. Itu juga menyangkut biaya yang banyak,” kata Jokowi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam