Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Azis Soni Setiawan, Pengusaha Muda Yang Bisa Meraup Omzet Rp1,8 Miliar Per Bulan. (Foto: Koran Muria)
Dream – Seorang pengusaha muda bernama Azis Soni Setiawan, mengundang decak kagum. Dari bisnis tekstilnya, pria berusia 26 tahun ini mampu mereguk omzet hingga Rp1,8 miliar per bulan.
Soni yang berasal dari Pati, Jawa Tengah, menekuni usaha tekstil sejak 2009. Beragam produk dia jual. Dari korden, kelambu, seprai, hingga beragam perlengkapan rumah tangga lainnya.
Tak tanggung-tanggung, semua produk dijual ke luar Jawa. Tentunya, bisnisnya pun tak lepas dari tantangan yang membuatnya jatuh bangun.
“ Dalam usaha, jatuh bangun itu sudah biasa. Asalkan kita punya kemantapan, keyakinan, dan keuletan, pasti akan bangkit lagi. Jangan sampai kita menyerah,” kata Soni, seperti dikutip dari Koran Muria, Jumat, 14 Juli 2017.
Ternyata, ada satu prinsip yang mengantarkan Soni kepada gerbang kesuksesan. Jika biasanya bos mengatur karyawannya, Soni justru sering menyaring ide-ide dari karyawannya.
Dia juga tidak segan untuk mengikuti ide karyawan yang menurutnya berkontribusi terhadap perkembangan usahanya.
“ Ide-ide yang baik dari karyawan harus dipertimbangkan demi kemajuan usaha. Terlebih kalau hubungan kita dengan karyawan baik. Mereka akan mendoakan sehingga usaha kita ikut lancar,” kata dia.
Saat ini, Soni punya 60 orang karyawan. Ada yang bekerja di bagian pemotongan bahan baku, packing, menjahit, hingga pemasaran.
Lulusan SMK Tunas Harapan ini menyadari usaha ini ada pasang surutnya. Karena itulah, dia mengaku ikhlas dan tetap fokus menekuni bisnis.
“ Intinya, usahanya yakin, tekun, ulet. Jangan gampang menyerah dan putus asa. Ini bukan kalimat yang ada di teks motivasi saja, tapi benar-benar saya alami,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam