Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Meminta Pejabat Tidak Berlebihan Saat Melakukan Kunjungan Kerja.
Dream – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengaku masih menerima aduan tentang pejabat yang berlebihan saat melakukan kunjungan kerja. Salah satunya penggunaan sirine dan pengawalan yang berlebihan.
“ Presiden cerita, ‘Saya masih suka (dengar) kalau ada menteri pakai vojrider, sirine yang berlebihan’,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, di Jakarta.
Dia mengatakan, pejabat yang berkunjung ke daerah juga disambut dengan meriah. Mereka membawa banyak ajudan dan meminta fasilitas mewah. Masalah oleh-oleh pun juga disampaikan.
Bahkan, ada klaim yang mengatasnamakan Presiden, relawan, dan staf Istana Negara, pun disampaikan dalam sidang Kabinet pada 2 November 2016,
“ Saya dan Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati) berbisik-bisik. ‘Waduh, Presiden sampai hal kecil saja, oleh-oleh itu diingatkan’,” kata dia.
Semua ini disampaikan Jokowi dalam sidang kabinet pada tanggal 2 November 2016. “ Kami ini terus-menerus diingatkan oleh Presiden sampai hal-hal yang kecil, sampai urusan penyambutan. Presiden mengingatkan jangan membuat kemacetan, kebisingan,” kata dia.
© Dream
Berikut ini adalah isi surat edaran yang mengimbau menteri atau pejabat untuk tidak berlebihan saat melakukan kunjungan kerja.
“ Bersama ini, dengan hormat kami sampaikan bahwa Presiden dalam sidang kabinet paripurna tanggal 2 November 2016 memberikan arahan kepada menteri atau pejabat sebagai berikut ini.
*Tidak menerima pihak-pihak yang memperkenalkan diri sebagai saudara, keluarga, teman dari Presiden atau mengatasnamakan Presiden, kecuali Presiden sendiri yang menyampaikan pesan kepada menteri atau pejabat yang bersangkutan.
*Menteri atau pejabat harus selektif dalam melakukan kunjungan kerja atau perjalanan dinas ke luar negeri dan fokus pada hal-hal yang penting, tidak membeli barang-barang mewah di negara yang dikunjungi, serta tidak terlalu banyak membawa rombongan.
*Menteri atau pejabat yang melakukan kunjungan kerja atau perjalanan dinas ke daerah, tidak perlu disambut secara berlebihan yang dapat membebani pejabat di daerah yang dikunjungi.
*Menteri atau pejabat yang melaksanakan tugas atau kunjungan kerja, tidak menggunakan patroli pengawalan yang panjang dan sirene yang berlebihan, yang dapat mengganggu masyarakat pengguna lalu lintas lain.
*Menyampaikan kepada pasangan (istri/suami) untuk tidak menerima pemberian/cinderamata dari pejabat atau pihak-pihak di negara/daerah yang dikunjungi untuk menghindari potensi persoalan gratifikasi dan tidak membebani pejabat di negara/daeah yang dikunjungi.
Arahan Presiden tersebut agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan atas perhatiannya, kami sampaikan terima kasih.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya