Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo.
Dream – Setelah kembali dari kunjungan kerja ke luar negeri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta. Dalam sidang ini, Jokowi menyebut persaingan antarnegara, terutama di bidang ekonomi, akan semakin sengit.
“ Betapa kompetisi antar negara sangat sengit. Betapa nanti pertarungan antarnegara dalam hal perebutan kue ekonomi, baik investasi, arus uang masuk, maupun arus modal masuk, sangat sengit, sangat sengit sekali,” kata dia dilansir dari setkab.go.id, Jumat 9 September 2016.
Jokowi menekankan kepada jajaran kabinetnya harus fokus terhadap inti perekonomian Indonesia. Dengan begitu, Indonesia bisa memposisikan diri di antara negara-negara lainnya dan bisa membangun brand.
“ (Hal ini) mempermudah kita untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tanpa harus kejar-kejaran, apalagi kalah bersaing dengan negara lain,” kata dia.
Sekadar informasi, sidang kabinet paripurna itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.
Hadir pula Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan jajaran menteri Kabinet Kerja. Sidang ini juga dihadiri oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala Badan Intelijen Negara, Sutiyoso.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya