BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ivermectin Dijual Dengan Harga Selangit Di Platform E-commerce Ini.
Dream – Tokopedia siap menindak para penjual yang memasarkan produk kesehatan dengan harga yang mahal dan tak wajar. Ini juga termasuk sebagai Ivermectin yang saat ini tengah diuji klinis terkait khasiatnya sebagai obat terapi Covid-19.
External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya, mengatakan sanksi yang diberikan kepada para pelapak bisa berupa penurunan konten hingga pemblokiran toko.
“ Jika ada penjual yang terbukti melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku, Tokopedia berhak menindak tegas dengan melakukan pemeriksaan, penundaan atau penurunan konten, banned toko atau akun, serta tindakan lain sesuai prosedur,” kata Ekhel kepada Merdeka.com, dikutip pada Jumat 2 Juli 2021.
Tokopedia, lanjut Ekhel, berusaha mempermudah para penjual di Indonesia untuk menciptakan peluang bisnis secara daring. Setiap pihak bisa mengunggah produk secara mandiri.
Akan tetapi, semua penjual di ekosistem Tokopedia diwajibkan untuk mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Tokopedia juga berhak menindak dengan tegas.
Ekhel mengimbau masyarakat selaku pengguna untuk tidak ragu melapor kalau menemukan kejanggalan saat bertransaksi. Salah satunya menemukan harga jual produk yang di luar batas kewajaran.
“ Kami memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan dimana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, baik aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia,” kata dia.
Cara melapor, lanjut dia, bisa dilihat di https://www.tokopedia.com/bantuan/produk-melanggar-ketentuan.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu menyatakan obat ivermectin dijadikan sebagai obat terapi penanganan bagi pasien COVID-19, bukan obat COVID-19. Selain itu, Erick menyebut harga Ivermectin cukup murah di kisaran Rp5 ribu-Rp7 ribu per tablet.
Namun berdasarkan penelusuran Liputan6.com, Kamis 1 Juli 2021, harga ivermectin di platform aplikasi dan e-commerce seperti Halodoc, dan Tokopedia harganya bervariasi. Misalnya di Halodoc Ivermectin 12 mg isi 20 tablet dijual dengan harga Rp195 ribu hingga Rp197.100 per setrip.
Sementara itu, di Tokopedia, obat Ivermectin dengan merek Ivermax 12 mg 10 tablet dibanderol dengan harga tertinggi Rp235 ribu-Rp325 ribu per setrip.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
