7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ekonom Christianto Wibisono, Meninggal Dunia Hari Ini, Kamis 22 Juli 2021. (Foto: Liputan6.com/pdbi1980)
Dream – Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI), Christianto Wibisono, meninggal dunia pada Kamis 22 Juli 2021 pukul 17.05. Kabar duka ini disampaikan oleh sang anak, Astri Wibisono.
Dikutip dari Liputan6.com, Astri mengatakan ayahnya meninggal dunia menjelang hari pernikahan ke-50 tahun. Dia mengatakan sang ayah meninggal sembari memegang buku kesayangannya.
“ Beliau memegang buku kesayangannya Wawancara Imajiner Bung Karno pada saat dia pergi,” kata Astri kepada Liputan6.com.
Sang anak berterima kasih atas semua cinta, doa, dan dukungan yang mengalir untuk Christian dan selama seminggu terakhir.
“ Dalam ingatannya, kami memohon doa untuk negara tercinta, Indonesia, yang sangat ia cintai. Adalah keinginannya agar Indonesia bersatu dalam iman, harapan, & cinta, dalam memerangi Covid-19 & dilahirkan kembali, lebih kuat dari sebelumnya. Istirahat Dalam Damai Christianto Wibisono,” kata dia.
Sekadar informasi, Christianto Wibisono atau Oey Kian Kok lahir di Semarang, Jawa Tengah, 10 April 1945. Dia dikenal sebagai ekonom pada era Soeharto.
Christianto juga menjadi pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) pada 1980. Kemudian masuk sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2007-2010).
(Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?