Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pensiun merupakan fenomena normal bagi para pegawai yang memang sudah memasuki batas usia maksimal. Kebijakan pensiun secara ketat selama ini banyak dijalankan pemerintah. Namun apa jadinya jika para abdi negara yang seharusnya selesai masa dinasnya, menolak keputusan itu?
Fenomena langka inilah yang terjadi di Arab Saudi. Sebanyak 200 pegawai pemerintah Saudi menolak untuk pensiun meskipun mereka telah mencapai usia pensiun. Sebaliknya, PNS Saudi ini justru mendesak agar Badan Pelayanan Sipil memperpanjang masa kerjanya.
Sekretaris Jenderal Dewan Layanan Sipil Mohammed bin Abdul Aziz Haddawi melaporkan 92 persen pegawai pemerintah senior Saudi kini telah berusia lebih dari 50 tahun.
" Kami masih menerima 200 lamaran pekerjaan dari para pegawai yang ingin memperpanjang masa kerjanya. Sejauh ini, kami telah menolak 30 lamaran dan telah memperpanjang 170 dari mereka," ujar Haddawi seperti dikutip Dream dari laman Arabnews, Senin, 8 Desember 2014.
Menurut Haddawi, lebih dari 16 ribu pegawai berhenti dari pekerjaannya di Layanan Sipil sejak awal tahun hingga September 2014.
Profesor Ekonomi di Prince Sultan for Tourism College, Osama Hefni, mengatakan Kementerian Kepegawaian setidaknya telah mengakhiri kontrak 7.468 pegawai non-Saudi yang bekerja di beberapa kementerian dan direktorat pemerintahan selama tahun lalu.
Kementerian sebelumnya mengontrak 3.196 pegawai non-Saudi (1.404 laki-laki dan 1.792 perempuan) untuk bekerja di beberapa pekerjaan administrasi dan pelayanan. Sementara ada 73.684 pegawai non-Saudi yang bekerja di bidang kesehatan dan pendidikan tinggi di departemen pemerintah tahun lalu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya